Dari Skatepark Kuta ke Podium SEA Games: Kisah Ni Wayan Malana Fairbrother Raih Medali Perak

0
162
Malana Fairbrother
Ni Wayan Malana Fairbrother. (ist)

balibercerita.com –
Atlet belia Indonesia, Ni Wayan Malana Fairbrother mencetak prestasi membanggakan dengan meraih medali perak pada cabang Women’s Street Skateboarding SEA Games 2025 di Thailand pada 14 Desember lalu. Remaja 13 tahun asal Kuta ini tampil penuh percaya diri pada debutnya di ajang olahraga terbesar Asia Tenggara.

Penampilan perdana Malana di SEA Games langsung menarik perhatian. Ia mampu bersaing dengan para atlet papan atas Asia Tenggara, termasuk pesaing terkuatnya, skateboarder muda Thailand yang memiliki pengalaman tampil di Olimpiade. Kecintaannya pada skateboard telah dimulai sejak usia empat tahun, terinspirasi dari ayah dan kakaknya. “Awalnya cuma lihat bapak sama kakak main skateboard, terus aku ingin kayak mereka,” ujarnya saat ditemui di Skatepark Kuta belum lama ini.

Meski awalnya skateboard adalah aktivitas bermain, sejak 2024 Malana mulai menjalani latihan terprogram. Keseriusannya mengantar dirinya bergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) selama tujuh bulan sebagai persiapan menuju SEA Games. “Persiapan SEA Games aku pelatnas tujuh bulan dan kerja keras latihan pagi dan sore,” kata Malana.

Baca Juga:   Ribuan Peserta Meriahkan Fun Run 2025 di Nuanu Creative City Tabanan

Pengalaman pertama di arena SEA Games tak membuatnya gugup. Ia mengaku memiliki ritual sederhana sebelum bertanding. “Biasanya sebelum kompetisi aku dengarkan musik biar rileks. Pas main rasanya seperti nggak ada orang. Itu bikin aku pede,” ungkapnya.

Malana mengumpulkan sekitar 125 poin, menempatkannya di posisi kedua. Sementara atlet Thailand yang meraih emas mencatatkan sekitar 160 poin. Ia menjelaskan, penilaian skateboard mencakup trik, flow, pemanfaatan obstacle, kelancaran, dan style. “Kuncinya jangan lepas dari papan dan bisa mengalir dari trik ke trik lain,” jelasnya.

Meski belum meraih emas, Malana tetap bersyukur dan menargetkan pencapaian lebih tinggi. “Target aku emas. Maaf belum bisa dapat, tapi aku senang dapat perak. Pengalamannya sudah dapat. Semoga SEA Games berikutnya atau Asian Games bisa dapat emas,” ujarnya optimis.

Baca Juga:   Sajama Cut, Ikon Musik Indie Rock Indonesia yang Terus Menginspirasi

Sebelum meraih prestasi di Thailand, Malana telah mencicipi turnamen internasional. Ia pernah mewakili Indonesia di World Skate (Piala Dunia) Roma dan finis di peringkat 25 dunia, capaian yang terbilang istimewa untuk atlet seusianya.

Di balik talenta besarnya, Malana menyimpan kisah nasionalisme yang kuat. Ia pernah mendapat tawaran bergabung dengan tim Australia, namun memutuskan tetap membela Indonesia. “Aku juga ada kesempatan dengan tim Australia, tapi aku pilih Indonesia,” tegasnya.

Ke depan, Malana berambisi menapaki kompetisi bergengsi lainnya seperti Street League Skateboarding (SLS), X Games, World Skate, hingga Olimpiade. Idola-idolanya di dunia skateboard antara lain Rayssa Leal, Chloe Covell, Nyjah Huston, dan Yuto Horigome. “Aku mulai skateboard karena bapak dan kakakku. Tanpa mereka dan dukungan teman-teman serta Timnas, aku nggak mungkin sampai di sini,” katanya.

Malana merupakan putri pasangan Afandy Dharma (Sulawesi Tengah–Inggris) dan Cynthia Dewi (Bali–Australia). Ia lahir di Denpasar dan tumbuh besar di Kuta. Perjalanan Malana menuju SEA Games tak lepas dari dukungan keluarga. Ibunya, Cynthia Dewi, turut menyaksikan langsung perjuangan sang anak di Thailand.

Baca Juga:   Sajama Cut Lepas Single Baru

“Dia latihan tujuh bulan, jauh dari keluarga, sampai pindah sekolah. Pas dapat medali, kita sekeluarga sangat senang,” ucapnya haru.

Menurut Dewi, Malana tidak pernah dipaksa menekuni skateboard. Ayahnya yang merupakan pemain skateboard aktif berperan besar dalam proses latihan. Ketika orang tua tidak bisa mendampingi, pelatih di Bali maupun pelatih Timnas memastikan Malana tetap berlatih dengan baik. “Gen bule-nya dapat semua, Balinya kurang. Tapi kami Hindu dan tinggal di Bali. Namanya juga request dari omanya,” selorohnya.

Harapan besar juga datang dari sang ibu. “Semoga Malana tetap semangat, bisa ikut event World Skate buat cari poin, dan suatu hari qualify Olimpiade mewakili Indonesia,” ujar Dewi. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini