
Denpasar, balibercerita.com –
Sebagai salah satu upaya dalam mencegah maupun menindak aksi geng motor yang makin marak di Kota Denpasar, Polsek Denpasar Utara (Denut) menggelar sosialisasi terkait kenakalan remaja, negatif media sosial, dan geng motor, di SMA Negeri 1 Denpasar, Jumat (8/9).
Mewakili Kapolsek Denut, Kanit Intelkam, Ipda Ade Hary Minggana dan Kanit Binmas Iptu I Made Sila menerangkan, sosialisasi ini merupakan bagian dari kegiatan Jumat Curhat Kapolsek Denpasar Utara Goes To School. Sosialisasi bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kenakalan remaja, aksi kejahatan jalanan atau geng motor.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan program Kapolri, untuk memberikan edukasi dan imbauan ke siswa dan guru agar menghindari kejahatan, pelanggaran, lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah khususnya malam hari,” ujarnya.
Terkait maraknya aksi geng motor yang mayoritas dilakukan anak di bawah umur, Iptu I Made Sila mengimbau para guru dan orang tua untuk lebih memberikan pengertian pada siswa serta anak-anak akan pentingnya menjaga diri dalam beraktivitas, bergaul, dan keluar pada malam hari.
Selain itu, penggunaan media sosial juga menjadi perhatian bersama, bahkan semua lapisan masyarakat. Hal tersebut wajib terus ditekankan pada para siswa yang notabene menjadi pengguna sekaligus objek.
Siswa berperilaku baik, mental yang kuat, taat peraturan yang ada, maka mereka akan terhindar dari tindak pidana ataupun bentuk kenakalan remaja. Seperti pelanggaran lalu lintas, memakai knalpot brong, tawuran pelajar, narkoba, pelanggaran asusila, dan lainnya.
Ipda Ade juga berpesan bagi masyarakat, guru, siswa yang mengetahui aktivitas geng motor, agar dapat menghubungi langsung pihak kepolisian terdekat. Ini dimaksudkan agar dapat meminimalisir terjadinya aksi kejahatan yang ditimbulkan dari geng motor.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Denpasar M. Rida menuturkan bahwa sosialisasi kenakalan remaja, negatif media sosial, dan geng motor yang dilakukan Polsek Denut di sekolahnya sangat disambut baik. Ia berharap dengan sosialisasi ini dapat menjadikan siswa termotivasi untuk belajar disiplin, selalu menaati aturan yang ada, dan juga menjaga diri dari hal-hal yang negatif. (BC17)


















