BKPN Sebut Sumber Air dan Proses Produksi Aqua Sudah Sesuai Ketentuan

0
117
Aqua
BPKN memastikan Aqua tidak melanggar hak konsumen. (ist)

balibercerita.com –
Proses produksi maupun klaim sumber air pada produk air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua dipastikan tidak melanggar hak konsumen. Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI, Muhammad Mufti Mubarok.

“Kalau sampai hari ini kami belum temukan pelanggaran apapun karena ini hanya persoalan iklan. Kalau sumber, clear kita mengakui bahwa memang air gunung,” kata Mufti usai pertemuan tertutup antara BPKN dan manajemen Aqua pada Selasa (28/10).

Kesimpulan itu diambil setelah BPKN mendapat penjabaran yang cukup ilmiah dan jelas bahwa memang sumber bahan baku Aqua berasal dari air pegunungan yang diambil dari proses bor. Dia melanjutkan, Aqua memang merupakan AMDK dengan sumber air dari pegunungan.

Baca Juga:   Koster Ultimatum Pengelola Mal: Wajib Gunakan Aksara Bali Sebelum Desember 2025

Meski demikian, Mufti memberikan catatan untuk menyesuaikan iklan produk. Dia juga mengakui bahwa BPKN membutuhkan keterangan atau pandangan pakar periklanan sebelum mengeluarkan kesimpulan apakah ada kekeliruan atau tidak dalam iklan dimaksud. “Mungkin kami bisa menerima, tetapi masyarakat perlu penjelasan yang lebih simpel,” katanya.

Menurutnya, masyarakat juga perlu mendapatkan edukasi yang ringan dan mudah diterima terkait sumber bahan baku industri AMDK. Hal ini lantaran publik mungkin tidak bisa membedakan secara detail jenis-jenis sumber air baku industri AMDK.

Baca Juga:   Kedonganan Pupuk Kebersamaan Melalui Peringatan HUT Ke-78 RI

Sementara itu, VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan bahwa Aqua terus dan tetap berkomitmen dalam menyajikan produk berkualitas bagi masyarakat. Dia melanjutkan, AMDK merupakan kategori industri yang wajib SNI.

Dia menegaskan bahwa setiap produksi AMDK Aqua telah memenuhi seluruh standar dan parameter SNI yang ada. Bahkan, Aqua memiliki lebih dari 400 parameter yang diterapkan di atas SNI. “Jadi insya Allah di manapun pabrik Aqua berasal, tetap produknya adalah dengan standar dan kualitas yang sama dan juga pasti disetujui oleh Badan POM,” katanya.

Baca Juga:   Layanan Digital Bank BRI Bantu Pengembangan Usaha Puriyasa Hampers 

Vera memastikan bahwa klaim pada label Aqua sudah sesuai dengan fakta di lapangan yakni sumber air pegunungan yang bisa dibuktikan dengan beberapa studi dan sains mulai dari geologi hingga hidrologi. Namun memang, pengambilan sumber air tersebut dilakukan melalui pengeboran.

“Jadi sumber airnya sumber air pegunungan sesuai dengan klaim kami di label. Tetapi cara pengambilannya tentunya industri manapun yang menggunakan air tanah dalam pasti penggunaannya, pengambilannya dengan pengeboran. Jadi pengeboran itu adalah caranya tetapi sumber airnya adalah sumber air pegunungan,” katanya. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini