Aksi Bersih Pantai Kedonganan, Wakil Ketua DPRD Badung Ajak Warga Jaga Pariwisata

0
67
Wakil Ketua DPRD Badung
Wakil Ketua DPRD Badung, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra bersama anggota Fraksi Golkar DPRD Badung, I Nyoman Sudana melakukan aksi bersih-bersih sampah di Pantai Kedonganan, Minggu (15/2). (ist)

balibercerita.com –
Komitmen menjaga kebersihan kawasan pesisir terus ditunjukkan berbagai elemen masyarakat, termasuk dari kalangan legislatif di Kabupaten Badung. Wakil Ketua DPRD Badung, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra turun langsung memimpin aksi bersih-bersih di Pantai Kedonganan, Kecamatan Kuta, Minggu (15/2).

Politisi yang akrab disapa Turah Tut itu mengikuti kegiatan bersama warga Kedonganan, pengurus Al Hidayah, perkumpulan Ikawangi, serta didampingi anggota DPRD Badung, I Nyoman Sudana. Meski cuaca kurang bersahabat dengan angin kencang disertai hujan, semangat para peserta tetap tinggi. Hal itu terlihat dari puluhan karung sampah kiriman yang berhasil dikumpulkan.

Baca Juga:   GWK Jadi Kelas Terbuka Budaya Bali, Ratusan Siswa Belajar di Luar Sekolah

Turah Tut mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang menjadi wajah pariwisata Badung. Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh komponen masyarakat, termasuk warga pendatang yang ikut berpartisipasi.

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang ikut aksi ini, bahkan ada dari Ikawangi. Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan pantai Badung tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga dari saudara-saudara kita yang berasal dari luar Bali. Inilah kolaborasi kita, baik pemerintah, dewan, partai politik dan masyarakat, bahu membahu dalam masalah sampah di pantai ini,” ujarnya.

Baca Juga:   PT Jasamarga Bali Tol Gelar Aksi Bersih-bersih di Tahura Ngurah Rai

Politisi asal Kerobokan, Kuta Utara itu menuturkan, fenomena angin muson barat yang terjadi setiap tahun kerap membawa sampah kiriman ke pesisir Kabupaten Badung. Pemerintah daerah disebutnya sudah rutin melakukan penanganan, namun peran serta masyarakat tetap menjadi faktor penting.

“Dulu dominan sampah kayu, sekarang sudah banyak tercampur sampah plastik. Volumenya pun semakin meningkat. Karena itu, kepedulian bersama sangat dibutuhkan agar pantai kita tetap bersih,” ungkap Ketua DPD Partai Golkar Badung tersebut.

Baca Juga:   Garuda Indonesia Akan Angkut Wisatawan Jepang ke Bali

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melakukan aksi kebersihan secara berkelanjutan. Terlebih sektor pariwisata menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Badung, sehingga kebersihan pantai harus dijaga sebagai aset bersama.

“Kita hidup di kawasan pariwisata dan sebagian besar pendapatan kita bersumber dari sana. Mari kita jaga bersama lumbung kita ini dengan terus melakukan aksi kebersihan pantai,” tegasnya. (BC9)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini