Beranda Wisata Kolaborasi Budaya Bali–Tionghoa Warnai Perayaan Imlek di The Nusa Dua

Kolaborasi Budaya Bali–Tionghoa Warnai Perayaan Imlek di The Nusa Dua

0
Imlek ITDC
Pertunjukan barongsai di open stage Pulau Peninsula. (ist)

balibercerita.com –
Perayaan Imlek di kawasan The Nusa Dua tahun ini tampil berbeda. InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menghadirkan kolaborasi budaya Bali dan Tionghoa melalui Kecak & Barongsai Dance Show, Jumat (13/2), yang memikat perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pertunjukan diawali dengan atraksi Barongsai di bibir pantai The Bay pada pukul 17.00–17.30 Wita. Suasana semakin semarak saat rombongan Barongsai melakukan walking performance menuju Taksu Art Stage, mengundang antusiasme pengunjung yang memadati area pertunjukan. Setibanya di panggung, Barongsai kembali tampil sebagai pembuka sebelum suguhan utama Tari Kecak digelar hingga pukul 19.00 Wita.

Baca Juga:   Dari Nusa Dua ke Mandalika, I Made Pari Wijaya Kini Nakhodai KEK Super Prioritas

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika menjelaskan bahwa kolaborasi dua budaya besar ini menjadi simbol harmoni dan keberagaman yang hidup di kawasan pariwisata tersebut. “Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperlihatkan kekayaan budaya yang saling berdampingan secara harmonis,” ujarnya.

Baca Juga:   Di Tengah Ajang The Lake Toba GP 2025, ITDC Gelar Parade Clean Up

Tak hanya pertunjukan seni, pengunjung juga mendapatkan cokelat sebagai simbol kebahagiaan dan kasih sayang dalam perayaan Imlek yang berdekatan dengan Hari Valentine. Dukungan Coca-Cola melalui pembagian minuman ringan turut menambah kemeriahan acara.

Baca Juga:   Lebih dari 35 Ribu Pengunjung Diperkirakan Hadiri GWK Bali Countdown 2024 

Melalui kolaborasi budaya ini, The Nusa Dua menegaskan posisinya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman seni dan tradisi yang beragam. Ke depan, kawasan ini berkomitmen terus menghadirkan program atraktif yang memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan berbasis budaya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini