Mangupura, balibercerita.com –
Suasana di DTW Kawasan Luar Pura Uluwatu pada Sabtu (12/7) beda dari biasanya. Bukan cuma karena upacara Tumpek Uye yang penuh makna, tapi juga karena kehadiran influencer cantik, King Cempaka yang ikut meramaikan acara.
Ida Ayu Rajarani Cempaka atau yang lebih dikenal dengan nama King Cempaka terlihat antusias saat berinteraksi langsung dengan para kera yang tinggal di kawasan luar Pura Uluwatu. Ia berpose dan memberikan makan berupa buah dan telur yang disediakan manajemen pengelola DTW Kawasan Luar Pura Uluwatu, tanpa merasa takut dan canggung.
“Sudah sering ke sini, tapi ini pertama kali lihat perayaan Tumpek Uye disini. Rasanya beda banget, kayak nyatu sama alam,” ujarnya sambil tersenyum.
King Cempaka juga mengaku terharu melihat bagaimana manusia dan hewan diberi penghormatan yang sama. Hal itu seolah tidak ada jarak jarak, dan tidak ada membeda-bedakan perlakuan antara manusia dengan satwa yang sangat bersahabat. “Semua satu dengan alam. Ini bener-bener vibes-nya nature banget” katanya.
Kehadiran King Cempaka juga menjadi magnet bagi anak-anak penari yang langsung minta foto bareng. Selain ikut dalam perayaan tumpek uye, ia juga mengaku datang untuk menyaksikan tari kecak uluwatu yang memiliki panorama sunset dan tebing yang eksotis. “Kalau sembahyang di sini udah sering, tapi nonton kecak baru pertama. Excited banget!” ungkapnya.
Ia berharap agar DTW Kawasan Luar Pura Uluwatu dapat makin dikenal dunia, bukan cuma karena pemandangannya yang cantik, tapi juga karena kearifan lokal dan budaya spiritualnya yang luar biasa. Harmoni ajaran Tri Hita Karana nampak begitu kuat dan magis menyihir wisatawan untuk senantiasa melestarikan alam.
Hal senada diungkapkan I Made Wiradnyana selaku dosen pembimbing dari Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Ia menilai, perayaan ini bukti nyata ajaran Tri Hita Karana yang begitu terjaga di Desa Adat Pecatu.
“Masyarakat di sini betul-betul menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan. Mahasiswa kami juga jadi belajar langsung dari praktik, bukan cuma teori,” ungkapnya. (BC5)














