Beranda Umum Fokus Awasi Kawasan Pariwisata, Pemkab Badung Siapkan Insentif untuk Bankamda

Fokus Awasi Kawasan Pariwisata, Pemkab Badung Siapkan Insentif untuk Bankamda

0
Insentif Bankamda
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. (ist)

balibercerita.com –
Pemkab Badung menyiapkan anggaran untuk mendukung peran Bantuan Keamanan Desa Adat (Bankamda) dalam membantu pengawasan keamanan, khususnya di kawasan pariwisata. Rencana tersebut disampaikan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan terhadap fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah.

Adi Arnawa mengatakan, Bankamda nantinya akan dilibatkan untuk membantu menjaga keamanan sekaligus melakukan pengawasan di sejumlah kawasan pariwisata. Menurutnya, pelibatan Bankamda berkaitan dengan upaya pemerintah daerah membangun pariwisata yang berkualitas. Selain membangun infrastruktur publik, pemerintah juga perlu memastikan fasilitas tersebut mendapat pengawasan dan pemeliharaan setelah digunakan.

Baca Juga:   Masuk ke dalam Patung GWK: Pengalaman Imersif yang Menghidupkan Sejarah dan Budaya Bali

Kebijakan tersebut juga tidak terlepas dari keterbatasan jumlah personel yang dimiliki Dinas Perhubungan maupun Satpol PP Badung. Kondisi itu membuat pengawasan terhadap pemanfaatan fasilitas di lapangan belum dapat dilakukan secara maksimal. Pemberian insentif nantinya diprioritaskan untuk Bankamda yang bertugas di wilayah kawasan pariwisata. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian yakni Pantai Kuta, yang saat ini tengah ditata dengan pembangunan pedestrian.

Fasilitas tersebut, kata Adi Arnawa, justru masih dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sebagai jalur sepeda motor. Kondisi itu menjadi perhatian karena pembangunan infrastruktur membutuhkan anggaran yang besar sehingga perlu dibarengi dengan pengawasan dan kepedulian masyarakat dalam menjaganya.

Baca Juga:   Trafik Bandara Ngurah Rai Menguat Jelang Lebaran dan Nyepi, 252 Ribu Penumpang Terlayani dalam Empat Hari

“Kita bisa membangun, tapi kita enggak bisa merawat nantinya. Maka kita membutuhkan dukungan dengan desa setempat melalui kolaborasi dalam menjaga,” ungkapnya.

Mengenai besaran insentif, Adi Arnawa menyebut skemanya masih dalam tahap pembahasan dan belum diterapkan. Ia telah meminta Sekda Badung berkoordinasi dengan Satpol PP, bendesa adat, serta perbekel untuk menindaklanjuti rencana tersebut. “Yang jelas kita sudah memasang anggaran di perubahan ini untuk menindaklanjuti dari apa yang menjadi kekhawatiran netizen, termasuk masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:   Pipa Bawah Laut PDAM Badung Rampung, Tinggal Tahap Penyambungan ke Jaringan Eksisting

Ke depan, Adi Arnawa berharap Bankamda tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan. Keberadaannya juga diharapkan dapat membantu pemerintah mengawasi penggunaan berbagai fasilitas publik, terutama infrastruktur yang berada di kawasan pariwisata.

Pengawasan tersebut diperlukan agar pedestrian dan fasilitas pariwisata lainnya tidak dialihfungsikan menjadi area parkir, lokasi berjualan maupun dilintasi kendaraan bermotor. “Mari kita sama-sama menjaga fasilitas publik yang kita miliki. Jangan sampai baru kita bangun, dalam hitungan bulan, belum ada setahun sudah hancur,” pungkasnya. (BC9)