Beranda Umum Tangani Sampah, Denpasar Gunakan Papan Nama Jalan Berbahan Daur Ulang

Tangani Sampah, Denpasar Gunakan Papan Nama Jalan Berbahan Daur Ulang

0
Sampah
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. (ist)

balibercerita.com –
Pemkot Denpasar mulai mendorong pemanfaatan sampah daur ulang menjadi bagian dari fasilitas ruang publik. Salah satu rencana yang dijalankan yakni mengganti sejumlah papan nama jalan dan penunjuk arah dengan produk berbahan daur ulang.

Rencana tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat meluncurkan pilot project papan nama jalan atau penunjuk arah berbahan daur ulang kemasan makanan ringan, Jumat (18/9). Arya Wibawa menjelaskan, pembuatan papan nama jalan dan penunjuk arah dari material plastik daur ulang dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak ketiga. Hal ini juga terwujud atas kerja sama dengan masyarakat serta perusahaan yang menghasilkan sampah dari produk yang mereka pasarkan.

Baca Juga:   Berikan Pengarahan di RSD Mangusada,Bupati Adi Arnawa Sebut Akan Terapkan Reward dan Punishment

Produk hasil daur ulang tersebut nantinya akan ditempatkan pada sejumlah ruang publik di Kota Denpasar. Pemanfaatan material bekas ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menangani persoalan sampah. “Ini adalah semangat baru kita di Kota Denpasar di dalam melakukan atau menangani permasalahan sampah yang ada di Kota Denpasar,” ungkapnya.

Baca Juga:   RUU Penilai Diharapkan Masuk Prolegnas Prioritas 2023

Menurut Arya Wibawa, pemilihan ruang publik sebagai lokasi penempatan papan nama dan penunjuk arah berbahan daur ulang juga memiliki fungsi edukasi. Masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat.

“Taman kota itu adalah pusat-pusat keramaian yang sering dikunjungi oleh masyarakat baik dari menengah ke bawah maupun sampai ke atas. Oleh karena itu, di ruang-ruang seperti inilah kita akan tempatkan,” paparnya.

Baca Juga:   Bali–Bandung Kini Makin Dekat, Garuda Indonesia Buka Rute Perdana Jelang HUT ke-81 RI

Ke depan, Arya Wibawa berharap pemanfaatan sampah daur ulang tidak berhenti pada pembuatan papan nama jalan maupun penunjuk arah. Ia mendorong agar material tersebut dikembangkan menjadi berbagai fasilitas lainnya di ruang publik. Salah satu contoh yang telah diterapkan yakni penggunaan material daur ulang untuk paving blok di kawasan Taman Lumintang.

“Nah nanti saya usul juga, tidak hanya papan nama, mungkin bangku-bangku taman mungkin. Salah satunya juga kita sudah lakukan paving yang di timur (Taman Lumintang),” jelasnya. (BC9)