Berikan Pengarahan di RSD Mangusada,Bupati Adi Arnawa Sebut Akan Terapkan Reward dan Punishment

0
217
RSD Mangusada
Bupati Adi Arnawa memberikan pengarahan kepada pejabat dan perwakilan tenaga medis RSD Mangusada, Selasa (29/7). (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa memberikan pengarahan kepada Pejabat dan perwakilan tenaga medis Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, pada Selasa (29/7), di ruang diklat, Gedung G, RSD Mangusada, Kelurahan Kapal, Mengwi. Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung, IB Surya Suamba beserta kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, Direktur Utama RSD Mangusada, dr. I Wayan Darta beserta jajaran, dan Tim Perumus Kebijakan Kabupaten Badung.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan, selaku kuasa pemilik modal (KPM) bersama dengan perangkat daerah terkait, pihaknya hadir di rumah sakit untuk bersama-sama memastikan bahwa pelayanan di RSD Mangusada semakin hari akan semakin meningkat. Selain itu, dirinya ingin mendengar langsung aspirasi dari para tenaga medis.

Baca Juga:   Hari Ketiga Pencarian Korban Banjir Bandang Banjar, Anak 12 Tahun Ditemukan Meninggal di Perairan Dencarik

“Di luar daripada itu, tentu saya juga ingin mendengar langsung dari tenaga medis, tenaga penunjang kesehatan, terhadap aspirasi-aspirasi yang harus saya dengar dan tampung untuk bisa kita jadikan bahan dalam rangka pengambilan keputusan ke depan. Pada prinsipnya, kita hadir di sini adalah ingin memastikan bahwa pelayanan di Mangusada ini menjadi pelayanan yang terbaik buat masyarakat, tidak hanya masyarakat Badung tapi juga siapapun yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit ini,” ujarnya.

Baca Juga:   Imigrasi Gandeng Unud Dirikan Impact, Perkuat Riset Kebijakan Keimigrasian di Bali

Bupati juga menyatakan akan menerapkan sistem kinerja reward dan punishment guna meningkatkan pelayanan di RSD Mangusada. Selain itu, dirinya akan melaksanakan evaluasi secara berkala serta mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan terhadap RSD Mangusada dengan melalui kontak Bupati Badung.

“Termasuk reward dan punishment yang akan saya terapkan karena ini sudah ditunggu oleh masyarakat sekarang. Bagaimana direktur dengan jajaran untuk bisa menerjemahkan apa yang menjadi perintah saya sebagai bupati dan tentu kita akan lihat nanti hasilnya. Kalau ternyata memang tidak mampu, ya dengan segala konsekuensi, Bapak Direktur harus siap mundur. Nah, ini menyangkut masalah tanggung jawab. Kita tidak main-main dan tadi saya sudah tanya satu per satu kepada staf kita di rumah sakit, dari dokter maupun dari tenaga kesehatan lain yang sepertinya dia sudah siap. Dan kita akan secara berkala juga akan melakukan evaluasi-evaluasi lagi, apa saja yang harus kita siapkan sehingga untuk memotivasi daripada pelayanan rumah sakit ini kepada masyarakat kita,” pungkasnya. (BC13)

Baca Juga:   Baru Dua Jam Ditertibkan, PKL Kembali Berjualan di Bundaran Dalung Permai

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini