balibercerita.com –
Pemkab Badung terus berupaya memperkuat kualitas kawasan wisata Kuta, Legian, dan Seminyak. Salah satu langkah yang kini disiapkan adalah pembangunan sistem drainase pengendali banjir di koridor Jalan Basangkasa hingga Jalan Sunset Road, Kuta, guna mengurangi genangan yang selama ini kerap muncul saat hujan deras.
Proyek tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan lingkungan perkotaan, tetapi juga mendukung kenyamanan wisatawan dan menjaga daya saing kawasan pariwisata unggulan Badung.
Sekretaris Camat Kuta, Made Agus Suantara, mengatakan, rencana pembangunan drainase saat ini telah memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan yang digelar Dinas PUPR Badung itu juga dihadiri Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti.
Menurutnya, genangan air masih menjadi persoalan yang berulang di sejumlah wilayah Kecamatan Kuta, terutama di Kelurahan Legian dan Seminyak. Kondisi tersebut kembali terjadi saat hujan deras pada Februari 2026 lalu yang menyebabkan beberapa ruas jalan dan kawasan permukiman tergenang. “Melalui proyek ini, pemerintah akan melakukan penyesuaian dimensi saluran dan sistem aliran air agar fungsi drainase lebih optimal dalam mengurangi genangan saat musim hujan,” ujarnya.
Lurah Legian, Putu Eka Martini menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Menurutnya, proyek pengendali banjir telah lama dinantikan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan yang selama ini rawan terdampak genangan.
Selain memberikan manfaat bagi warga, keberadaan sistem drainase yang lebih baik juga dinilai penting untuk menjaga kenyamanan wisatawan. Sebagai salah satu destinasi wisata internasional di Bali, kawasan Legian dan Seminyak membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai agar aktivitas pariwisata tidak terganggu saat musim hujan.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Badung, Anak Agung Rama Putra menjelaskan proyek tersebut akan dikerjakan oleh PT Dawan Sakti setelah ditetapkan sebagai pemenang tender. Masa pelaksanaan pekerjaan ditargetkan selama 210 hari kalender atau sekitar tujuh bulan.
Pekerjaan meliputi pembangunan saluran U-ditch precast lengkap dengan penutup, struktur beton bertulang, hingga pemasangan box culvert. Adapun lokasi pengerjaan mencakup Jalan Basangkasa, Sunset Road, Jalan Campuhan, serta Jalan Dewi Sri I hingga IV.
Dengan proyek ini, Pemkab Badung berharap persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dan pelaku pariwisata dapat berkurang, sehingga kawasan Legian dan Seminyak semakin nyaman bagi warga maupun wisatawan. (BC5)

















