Cuaca Bali Saat Imlek Diprediksi Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada Bencana

0
66
Imlek hujan
Mendung di perairan Nusa Penida. (BC13)

balibercerita.com –
Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026 diperkirakan berlangsung dalam kondisi cuaca basah. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III memprakirakan adanya peningkatan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode 11–17 Februari 2026.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III, Cahyo Nugroho mengungkapkan, berdasarkan analisis dinamika atmosfer, Bali saat ini telah memasuki puncak musim hujan. Kondisi tersebut diperkuat oleh pengaruh Monsun Asia yang masih dominan.

“BMKG mengidentifikasi adanya perkembangan signifikan dalam dinamika atmosfer yang berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali pada periode 11 hingga 17 Februari 2026,” kata Cahyo pada Rabu (11/2).

Baca Juga:   Ni Putu Cynthya Indraningsih, Perempuan Bali Tangguh di PDI Perjuangan

Ia memaparkan, selain pengaruh Monsun Asia, juga terpantau terbentuknya pola pertemuan angin atau konvergensi dan belokan angin di wilayah Bali. Kelembapan udara basah yang mencapai lapisan atmosfer atas hingga 200 milibar turut memicu peningkatan aktivitas konvektif.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang. Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Badung, Denpasar, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, dan Buleleng.

Baca Juga:   Pencarian Warga Arab Terseret Arus Pantai Batubelig Dilakukan Secara Sekala dan Niskala

Masyarakat di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, menyesuaikan tingkat kerawanan masing-masing daerah.

BMKG juga mengingatkan potensi peningkatan tinggi gelombang laut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, serta perairan selatan Bali. Kondisi ini perlu menjadi perhatian khusus bagi nelayan dan pelaku wisata bahari selama libur Imlek.

Menghadapi potensi cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengambil langkah antisipatif supaya aktivitas perayaan Imlek maupun kegiatan harian dapat berlangsung aman dan lancar.
Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti media sosial @infobmkg dan @bmkgbali, call center (0361) 751122, atau melalui email cuaca.bbmkg3@gmail.com.

Baca Juga:   DLH Buleleng Wujudkan Transaksi Non-tunai pada Bank Sampah

BMKG menegaskan agar masyarakat hanya merujuk pada informasi resmi dan tidak mudah mempercayai kabar cuaca dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dengan kewaspadaan dan persiapan yang matang, perayaan Imlek diharapkan tetap berlangsung khidmat dan aman meski di tengah potensi cuaca hujan. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini