WNA Turut Gotong Royong di Kuta, Dirikan Tiang Provider

0
222
Kuta
Aksi WNA saat membantu warga mendirikan tiang provider internet di Kuta. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Aksi spontan seorang warga negara asing (WNA) yang turut membantu pemasangan tiang provider di Jalan Kartika Plaza, Kuta, pada Selasa (1/7), menuai pujian dari warga. Aksi gotong royong tersebut terekam kamera warga dan dengan cepat viral di media sosial Instagram.

Dalam video yang beredar, WNA pria tanpa mengenakan baju tampak sigap membantu para pekerja lokal mengangkat dan menegakkan tiang di pinggir jalan. Aksi ini dianggap sebagai simbol kepedulian yang melampaui batas kebangsaan.

Baca Juga:   Libur Nataru, Puncak Trafik Kendaraan di Tol Bali Mandara Diperkirakan Sentuh Angka 50 Ribu 

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kuta, Putu Adnyana memberikan apresiasi atas aksi tersebut. “Dia kebetulan lewat dan langsung menawarkan bantuan. Ini sangat menyentuh, apalagi saat warga lokal pun jarang yang mau terlibat langsung,” ujar Adnyana.

Pemandangan seorang turis terlibat langsung dalam pekerjaan teknis seperti ini memang tidak lazim di kawasan wisata internasional seperti Kuta. Pemasangan tiang tersebut merupakan bagian dari program penataan ulang kabel udara yang selama ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk prosesi adat seperti ogoh-ogoh dan pengabenan.

Baca Juga:   Target 12 Juta Penumpang Tahun 2022 Terlampaui, Angkasa Pura I Optimis Songsong 2023

Dua tiang baru telah ditanam di sisi barat dan timur Jalan Kartika Plaza, tepat di depan SD Negeri 4 Kuta. Setelah pondasi dinyatakan cukup kuat, kabel-kabel akan segera dipindahkan ke tiang baru. Proses relokasi ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang, sekaligus pembersihan kabel lama.

Sekretaris Camat Kuta, Made Agus Suantara mengatakan, permasalahan kabel udara yang menggantung rendah sudah lama menjadi perhatian pemerintah setempat. “Kondisi ini tidak hanya merusak estetika kawasan wisata, tetapi juga kerap menghambat prosesi budaya masyarakat,” jelasnya, didampingi Lurah Kuta, I Putu Dedik Adi Ardiana.

Baca Juga:   Ini, Kendala Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Denpasar 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, baik pemilik utilitas maupun masyarakat sekitar. “Kami pastikan kabel-kabel nantinya akan dipasang lebih tinggi agar tak lagi mengganggu kegiatan masyarakat, terutama saat upacara adat berlangsung,” tambahnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini