UDD PMI Tabanan Pindah Kantor

0
263
I Made Edi Wirawan
I Made Edi Wirawan

Tabanan, balibercerita.com –

Unit Donor Darah (UDD) PMI Tabanan pindah kantor dari BRSU Tabanan ke Markas PMI RS Nyitdah. Penempatan kantor baru ini akan dilakukan pada 18 Desember mendatang.

Ketua PMI Kabupaten Tabanan, I Made Edi Wirawan yang mengikuti rapat rutin dengan pengurus dan anggota PMI Tabanan, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, di Kantor PMI Nyitdah, Selasa (14/12) mengatakan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang rencana pemlaspasan Penunggun karang dan gudang logistik yang prosesnya akan dimulai pada 16 sampai 18 Desember 2021. “Hal-hal penting terkait persiapan pemlaspasan, persiapan sarana prasarana upakara, serta pemilihan tanggal 18 desember yang bertepatan dengan purnama sasih kapitu dirasa sudah dipersiapkan dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga:   Pemkab Badung Siapkan Beasiswa Rp49,9 Miliar untuk Siswa SMA dan Mahasiswa S1

Edi Wirawan yang juga Wakil Bupati Tabanan tersebut menjelaskan, pertemuan juga membahas terkait pengurus PMI PAW dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, serta rapat mengenai kerja sama bersama RS Nyitdah dan RS Tabanan berikut juga dengan anggaran dana yang terkumpul dan dibutuhkan untuk pelaksanaan program PMI ke depan.

“Untuk pemindahan kantor pada 18 desember mendatang, semoga bisa kita lakukan dan berjalan dengan baik, tentunya dengan tuntunan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sehingga kita bisa mendapatkan taksu pergerakan ke arah yang lebih baik, sehingga langkah apapun yang kita lakukan ke depannya, bisa tepat guna untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga:   Gerakan Literasi Asuransi Jadi Momentum Bangun Kepercayaan Publik terhadap Perlindungan Finansial

Dewa Wartika selaku sekretaris juga menyampaikan, progres kesiapan perpindahan yang berlangsung beberapa hari mendatang. Termasuk, berkesempatan untuk melaporkan kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan PMI Tabanan selama tahun 2021. Beberapa kendala krusial serta solusi yang ditempuh disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Terkait pengaruh Covid-19 terhadap anggaran yang dialokasikan Pemkab Tabanan terhadap PMI Tabanan, terdapat penurunan yang menyebabkan kurang optimalnya pelayanan PMI dalam menjalankan tugas. Sehingga advokasi baik ke pemerintah dan sektor sasaran penggalian dana menjadi langkah solusi yang diambil.

Baca Juga:   BPJS PBI Enam Ribu Warga Badung Dinonaktifkan, Pemkab Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Gratis

Selanjutnya, belum lengkapnya mebeler terutama di ruang pengurus, di ruang rapat, di ruang lobby dan juga pembangunan garasi untuk mobil ambulans dan operasional yang disebabkan kurangnya anggaran akibat dampak dari Covid-19. Sehingga pembuatan proposal ke pihak-pihak yang peduli pada PMI ditempuh untuk mengatasi masalah tersebut.

“Terlaksananya program-program PMI di tahun 2021 sudah mencapai angka 89,58 persen. Dan dalam upaya membantu pemerintah dalam hal penyiapan darah yang dilaksanakan oleh UTD, PMI telah mampu memenuhi kebutuhan darah dalam setahun dengan capaian 5.066 kantong,” sebutnya. (BC20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini