Progres Pagar Pengaman Jembatan Tukad Bangkung Capai 20 Persen, Ditarget Rampung November

0
352
Jembatan Tukad Bangkung
Railing pengaman yang dipasang di Jembatan Tukad Bangkung, Kecamatan Petang. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Pemasangan railing atau pagar pengaman di Jembatan Tukad Bangkung, Kecamatan Petang, hingga kini telah mencapai 20 persen. Proyek pengaman pada jembatan yang menghubungkan Desa Pelaga dan Belok Sidan itu ditargetkan selesai pada November 2025. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi ulah pati (mengakhiri hidup dengan sengaja) yang sebelumnya sempat terjadi di lokasi tersebut.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Gusti Ngurah Suardika menyampaikan bahwa hingga 20 Agustus 2025, progres fisik pemasangan railing telah mencapai realisasi 20,278 persen atau melampaui target awal sebesar 19,575 persen. “Total kolom railing yang sudah terpasang sebanyak 138 batang pada sisi utara dari total 492 batang yang direncanakan untuk kedua sisi jembatan,” ujar Suardika, Kamis (21/8).

Baca Juga:   Pemkab Badung Gelar Sosialisasi Pelaksanaan KKPD Tahun 2025

Hingga saat ini, railing telah terpasang sepanjang 200 meter di sisi utara dari total panjang 350 meter. Selain railing, Pemkab Badung juga akan melengkapi dengan jaring pengaman di dinding jembatan.

“Pengamanan ini agar tidak ada lagi celah yang bisa dimanfaatkan untuk tindakan-tindakan yang tak diinginkan dan membahayakan nyawa. Pada dindingnya kami pasang jaring,” ungkapnya.

Suardika menegaskan, pemasangan railing di Jembatan Tukad Bangkung ditargetkan rampung sebelum kontrak berakhir pada 12 November 2025. Selain di Tukad Bangkung, proyek serupa juga dikerjakan di Jembatan Tukad Penet, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, serta Jembatan Kalianget di Desa Pangsan, Kecamatan Petang. Ketiganya dikerjakan secara bersamaan dan progres saat ini rata-rata baru sekitar 20 persen.

Baca Juga:   Pengendara Motor Meninggal Akibat Terperosok ke Gorong-gorong di Denpasar

“Untuk pembangunan railing Jembatan Kalianget sampai saat ini sudah terealisasi 22,068 persen dari rencana 11,081 persen, dan yang di Jembatan Tukad Penet progresnya sudah mencapai 22,871 persen dari rencana 16,546 persen. Pengerjaan sesuai kontrak berakhir 12 November 2025,” terangnya.

Baca Juga:   Badung Akan Bangkitkan Agro Techno Park

Adapun pembangunan railing di tiga jembatan tersebut menelan anggaran Rp16,4 miliar. Rinciannya, Jembatan Tukad Bangkung Rp10,8 miliar, Jembatan Tukad Penet–Sangeh Rp3,1 miliar, serta Jembatan Kalianget Rp2,3 miliar. Sementara, untuk konsultan pengawas masing-masing jembatan dianggarkan Rp96,7 juta.

Secara teknis, railing di Jembatan Tukad Bangkung dibuat setinggi 4 meter dari trotoar. Untuk Jembatan Tukad Penet–Sangeh, railing dipasang sepanjang 136 meter pada satu sisi dengan tinggi 3 meter dari trotoar. Sementara, Jembatan Kalianget memiliki railing sepanjang 77 meter pada satu sisi dengan ketinggian 3 meter dari trotoar. (BC9)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini