balibercerita.com –
Kawasan pesisir dan destinasi wisata di Kabupaten Badung menjadi sasaran utama Aksi Bakti Resik Serentak (Bares) yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Badung di enam kwartir ranting (kwarran) pada Minggu (22/2). Aksi ini difokuskan pada pembersihan titik-titik strategis yang selama ini menjadi wajah pariwisata Badung.
Pembersihan dilakukan di sepanjang pantai mulai dari Mengening, Canggu, Petitenget, Seminyak, Legian, Kuta, Jimbaran hingga Nusa Dua. Selain kawasan pesisir, anggota Pramuka juga menyasar sungai, pasar tradisional, serta tempat ibadah di wilayah masing-masing. Kegiatan yang melibatkan seluruh kwarran, gugus depan (gudep), dan berbagai pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan Hari Kepanduan Sedunia yang jatuh setiap 22 Februari, bertepatan dengan hari lahir Robert Baden-Powell.
Ketua Kwarcab Badung, Ketut Suiasa menegaskan, aksi ini merupakan upaya menjaga citra daerah pariwisata dunia yang sangat bergantung pada kebersihan lingkungan. Menurutnya, gerakan Pramuka harus hadir sebagai pelopor kepedulian lingkungan sekaligus penggerak nilai Tri Hita Karana.
“Pramuka hadir untuk menjaga alam sebagai bagian dari implementasi Tri Hita Karana. Kebersihan dan kelestarian lingkungan adalah faktor utama dalam menjaga citra dan keberlanjutan pariwisata,” ujarnya.
Melalui Bares, Pramuka Badung menunjukkan komitmen nyata dalam menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus memperkuat peran sebagai agen perubahan menuju pembangunan berkelanjutan. (BC5)


















