balibercerita.com –
Universitas Warmadewa (Unwar) menyambut 3.514 mahasiswa baru melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2025/2026. Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, 29–30 Agustus 2025, di kampus setempat, dengan nuansa penuh semangat, edukatif, dan meriah. PKKMB ini sekaligus memberikan gambaran bagi mahasiswa tentang suasana akademik menyenangkan dan inspiratif di Unwar yang diharapkan menambah motivasi dalam menjalankan studi.
Pembukaan PKKMB pada Jumat (29/8), menjadi momen penting bagi sivitas akademika Unwar. Selain sebagai pintu masuk mahasiswa baru menuju dunia kampus, kegiatan ini juga menandai dimulainya rangkaian Dies Natalis ke-41 Universitas Warmadewa yang puncaknya akan digelar 17 September 2025.
Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., menegaskan, PKKMB bukan sekadar seremoni, melainkan ruang pembentukan karakter mahasiswa baru. “Melalui PKKMB, mahasiswa mendapatkan informasi yang tepat mengenai sistem pendidikan di Universitas Warmadewa, baik akademik maupun nonakademik. Ini adalah bekal awal sebelum memulai perkuliahan,” ujarnya.
Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa, Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengingatkan pentingnya perubahan pola pikir dari siswa menjadi mahasiswa. Ia menekankan agar mahasiswa aktif menggali pengalaman, bukan hanya sekadar kuliah-pulang.
“Sekarang adalah era mencerdaskan, bukan era mem-bully. PKKMB harus menjadi ruang edukasi, solidaritas, dan persaudaraan,” tegasnya.
Pembukaan juga dimeriahkan prosesi simbolis pemakaian jas almamater, penyematan name tag, serta tabuhan gong PMHD. Selain itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., turut memberikan ucapan selamat secara daring.
Selama dua hari, mahasiswa baru dibekali berbagai materi strategis dari tokoh penting, diantaranya dari perwakilan Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Kejaksaan Tinggi Bali, hingga pimpinan yayasan dan Rektor Unwar. Topik yang diangkat mencakup pencegahan radikalisme, intoleransi, perundungan, serta penguatan integritas mahasiswa untuk mewujudkan bangsa bebas korupsi.
Materi khas Unwar seperti Sapta Bayu juga disampaikan sebagai karakter utama Warmadewa Muda. Nilai-nilai ini diharapkan membentuk mahasiswa tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga berintegritas, peduli lingkungan, dan berkarakter kuat.
PKKMB Unwar 2025 resmi ditutup pada Sabtu (30/8), dengan suasana penuh keceriaan. Penampilan seni dan kreativitas mahasiswa dari berbagai unit kegiatan, mulai dari PMHD, FORMASI, KMK, pencak silat, teater, musik, resimen mahasiswa, mapala, hingga marching band, sukses menyemarakkan penutupan.
Kemeriahan semakin bertambah dengan hadirnya artis Bali yang tengah viral, Agung Ketut Rai, yang menghibur ribuan mahasiswa baru. Kehadirannya membuat penutupan PKKMB semakin berkesan dan penuh semangat.
Rektor Prof. Suranaya Pandit kembali menekankan makna PKKMB. “Ini bukan hanya pengenalan kampus, tetapi juga pembentukan pola pikir baru mahasiswa tentang kebinekaan, antikekerasan, dan semangat persatuan bangsa,” katanya.
Ketua Yayasan Prof. Wisnumurti pun memberikan apresiasi atas pelaksanaan PKKMB yang sehat, menyenangkan, dan bebas dari praktik negatif. “Mahasiswa baru terlihat begitu gembira. Ini bukti bahwa PKKMB menjadi pengalaman positif sekaligus awal perjalanan akademik yang menyenangkan,” ujarnya.
Tahun ini, Unwar menerima 3.098 mahasiswa dari Program Reguler A dan 416 mahasiswa dari Program Reguler B. Dengan tambahan tersebut, jumlah mahasiswa aktif mencapai 13.251 orang, sedangkan alumni telah menembus 46 ribu yang tersebar di Indonesia maupun mancanegara.
Pelaksanaan PKKMB 2025 menjadi bukti komitmen Unwar sebagai kampus kebangsaan, rumah besar generasi muda, sekaligus wadah mencetak lulusan unggul, kreatif, dan berdaya saing. Penutupan meriah PKKMB memberi kesan mendalam bagi Warmadewa Muda, sekaligus menumbuhkan optimisme dalam mengawali perjalanan akademik mereka. (BC13)



















