Piodalan di Pura Kahyangan Jagat Luhur Ulun Swi Desa Adat Seseh

0
33
Piodalan
Persembahyangan bersama saat piodalan di Pura Kahyangan Jagat Luhur Ulun Swi Desa Adat Seseh, Selasa (19/3). (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Piodalan Pura Kahyangan Jagat Luhur Ulun Swi Desa Adat Seseh, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, berlangsung, Selasa (19/3). Upacara ini dipuput Ida Pedanda Griya Gede Sideman Pemaron, Munggu. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa yang menghadiri upacara ini memberikan bantuan sebesar Rp5 juta yang diterima Bendesa Adat Seseh, I Wayan Bawa. Seusai mengikut persembahyangan bersama, Sekda Adi Arnawa mengaku bersyukur dan bangga bisa hadir dalam acara piodalan tersebut. Dikatakan, kegiatan itu merupakan salah satu wujud sembah bakti krama kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. 

Baca Juga:   Adi Arnawa Buka Batanbuah Rangda Festival

“Bagaimanapun juga, kita sebagai umat Hindu yang taat kepada ajaran Tri Hita Karana harus melakukan yadnya, salah satunya yadnya seperti ini yaitu hubungan harmonis dengan Tuhan. Mudahan-mudahan dengan kegiatan yadnya hari ini kita selalu diberikan kesehatan, kesejahteraan dan keseimbangan alam semesta beserta isinya,” ujarnya.

Baca Juga:   Organisasi Wanita di Badung Mareresik di Pura Pucak Entapsai Bon

Adi Arnawa juga mengatakan bahwa Desa Seseh merupakan daerah pariwisata yang sedang berkembang sehingga dirinya berharap kedepannya agar bisa selalu menjaga adat istiadat dan budaya Bali. Kabupaten Badung selain dikenal dengan pemandangan alamnya yang eksotis, juga dikenal dengan Pantai Sesehnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Seseh, I Wayan Bawa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekda Adi Arnawa yang telah meluangkan waktunya untuk hadir, menyaksikan upacara piodalan, serta turut mendoakan. 

Baca Juga:   Angkat Citra Endek Bali Melalui KTT G20 

“Matur suksma kami sampaikan kepada Bapak Sekda yang di tengah kesibukannya sudah menyempatkan diri untuk hadir pada kegiatan piodalan di Pura Kahyangan Jagat Luhur Ulun Swi Desa Adat Seseh. Kegiatan karya ini merupakan pujawali jelih, hanya saja ditambah dengan upacara Pewinten Juru Sungi dan Juru Songsong Petapakan,” jelasnya. (BC13) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini