balibercerita.com –
Di saat sebagian besar orang masih terlelap, para petugas kebersihan dan linmas di Kuta sudah mulai berjibaku dengan tumpukan sampah, menyisir sudut-sudut kawasan wisata agar tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan. Di tengah “perang” melawan persoalan sampah yang tak pernah berhenti, perhatian kecil berupa paket sembako menjadi suntikan semangat bagi mereka yang setiap hari bekerja di garis depan.
Sebanyak 28 paket sembako disalurkan kepada petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung dan anggota linmas melalui Kelurahan Kuta dan Kecamatan Kuta pada 5 Mei lalu. Bantuan dari pihak ketiga tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para petugas menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan wisata Kuta.
Lurah Kuta, Putu Dedik Adi Ardiana mengatakan, bantuan itu bukan sekadar bantuan kebutuhan pokok, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras para petugas yang selama ini menjadi ujung tombak penanganan sampah dan pengawasan lingkungan di kawasan Kuta. “Ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan semangat para petugas dalam menjalankan tugas. Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas melayani masyarakat dan menjaga lingkungan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/5).
Menurut Dedik, peran para petugas sangat penting dalam menjaga citra Kuta sebagai destinasi wisata dunia. Di tengah tingginya aktivitas masyarakat dan wisatawan, mereka tidak hanya membersihkan sampah di berbagai titik, tetapi juga membantu pengawasan lingkungan hingga menjaga ketertiban kawasan.
Tantangan yang dihadapi pun tidak ringan. Dalam masa adaptasi penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber, para petugas dituntut bekerja lebih ekstra demi memastikan kawasan tetap bersih dan nyaman. Bahkan, tidak sedikit yang harus bekerja melebihi jam tugas demi mengantisipasi lonjakan volume sampah di sejumlah titik.
Para petugas linmas juga ikut turun memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah dari sumbernya. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di kawasan wisata Kuta.
“Menjaga kebersihan kawasan wisata membutuhkan kerja sama dan kepedulian dari banyak pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat maupun sektor swasta,” tegasnya. (BC5)


















