Perkuat Kawasan Hijau Berkelanjutan, Nuanu Tanam 1.000 Pohon Lokal

0
2
Nuanu
Suasana penanaman 1.000 pohon di Nuanu Creative City. (ist)

balibercerita.com –
Nuanu Creative City memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program penanaman 1.000 pohon lokal di kawasan pengembangan kreatif seluas 44 hektare di Bali. Program tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mengintegrasikan restorasi lingkungan ke dalam pembangunan kawasan.

Penghijauan ini diprakarsai oleh Magic Garden dan mendapat dukungan dari Nuanu Social Fund. Penanaman pohon dilakukan di sejumlah titik strategis seperti ruang publik, taman, area pura, tepi jalan, hingga kawasan yang terhubung langsung dengan aktivitas masyarakat.

Baca Juga:   Jelang Galungan, Harga Canang Naik Dua Kali Lipat

Program tersebut juga melibatkan Kebun Raya Eka Karya Bali yang berperan dalam mendukung konservasi tanaman lokal serta pelestarian biodiversitas. Kolaborasi itu diharapkan mampu menciptakan lanskap yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkuat kesehatan ekosistem di kawasan tersebut.

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll menjelaskan bahwa konsep pembangunan kawasan tidak hanya berfokus pada infrastruktur maupun jumlah pengunjung, tetapi juga memperhatikan keseimbangan lingkungan. Nuanu menargetkan jumlah pohon di kawasan tersebut akan terus bertambah seiring perkembangan pembangunan.

Menurutnya, penanaman pohon menjadi simbol komitmen Nuanu dalam menjaga alam dan mempertahankan biodiversitas asli Bali. Ia juga menilai alam memiliki kemampuan untuk mempertemukan banyak pihak melalui keterlibatan bersama dalam proses penghijauan.

Baca Juga:   Banjir Bali: Sampah Jadi Ancaman Nyata, Pemerintah Ubah Arah Kebijakan Lingkungan

Sementara itu, Head of Nuanu Social Fund, Auditya Sari menyebutkan, tanggung jawab lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan berkelanjutan. Ia menilai program penanaman pohon bukan sekadar kegiatan penghijauan, tetapi juga upaya membangun hubungan yang lebih erat antara manusia dan alam.

Melalui kegiatan tersebut, komunitas, media, pegiat lingkungan, dan sejumlah undangan turut dilibatkan dalam proses penanaman pohon. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk menempatkan penanda pada pohon yang ditanam sebagai bentuk keterlibatan jangka panjang terhadap pertumbuhan ekosistem di kawasan itu.

Baca Juga:   23 Tahun Tragedi Bom Bali, Doa Damai Menggema di Ground Zero Kuta

Assistant Manager of Horticulture Sub-Holding Bali Botanical Garden dan Purwodadi Botanical Garden, Hadhiyyah N. Cahyono menilai program tersebut menunjukkan adanya kesamaan visi dalam menempatkan lingkungan sebagai bagian penting dari pembangunan jangka panjang. Kolaborasi lintas institusi seperti itu dapat mendukung pelestarian biodiversitas dan meningkatkan kesadaran lingkungan di Bali. (BC13)