Pemkab Badung Naikkan Bantuan Ogoh-ogoh Jadi Rp40 Juta Tiap Sekaa Teruna pada 2026

0
52
Ogoh-ogoh
Salah satu ogoh-ogoh di Kabupaten Badung yang mendapatkan bantuan dana dari Pemkab Badung tahun 2025. (ist)

balibercerita.com –
Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayaan memastikan kembali menyalurkan bantuan dana pembuatan ogoh-ogoh kepada sekaa teruna dan yowana. Besaran bantuannya pun meningkat signifikan dari sebelumnya Rp25 juta menjadi Rp40 juta per sekaa yang akan dicairkan pada Februari 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gde Eka Sudarwitha, mengatakan bahwa pelaksanaan lomba ogoh-ogoh di Kabupaten Badung akan disempurnakan pada 2026. Terutama terkait penggunaan material ramah lingkungan, keterlibatan arsitek asli Badung, serta berbagai aspek kedisiplinan peserta.

Baca Juga:   Bupati Giri Prasta Hadiri Dharma Santi di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung

“Karena pada tahun 2026 nanti akan ditingkatkan pembiayaannya (bantuan) oleh bapak Bupati Badung, agar pembuatan ogoh-ogoh dalam rangka Bhandana Bhuhkala atau dalam rangka perayaan pengerupukan Nyepi Caka 1948 dapat bermakna,” ujar Sudarwitha, Sabtu (29/11).

Ia menjelaskan, bantuan sebesar Rp40 juta per sekaa teruna dan yowana tersebut diberikan agar kreativitas dapat dituangkan secara maksimal. Peningkatan hampir 100 persen dari Rp25 juta ini diharapkan mendorong proses pembuatan yang lebih totalitas.

Baca Juga:   Bupati Badung Sebut Sebagian Kewenangan Pemkab akan Dilimpahkan ke Desa

“Harapannya agar ogoh-ogoh ini dibuat dengan maksimal sebagai ruang atau media menampilkan kreativitas dan imajinasi dari sekaa teruna,” ungkapnya.

Selain untuk proses pembuatan, dana tersebut juga diharapkan mampu menunjang kebutuhan pementasan. Karena itu, Sudarwitha berharap seluruh sekaa teruna dan yowana dapat mengikuti festival tingkat kabupaten tanpa kendala pendanaan. “Supaya tidak ada lagi yang terkendala biaya, meskipun di beberapa daerah justru dana yang dihabiskan jauh dari pada bantuan yang diberikan,” terangnya.

Baca Juga:   Jalur Pendakian ke Pucak Mangu Ditutup Sementara, Pemkab Badung Dukung Karya Sakral 10 Tahun Sekali

Lebih jauh, mantan Camat Petang ini menjelaskan bahwa sekaa teruna dan yowana kini diminta mengajukan proposal. Bantuan direncanakan dicairkan pada Februari 2026, sehingga penilaian pra-lomba dapat dilakukan terlebih dahulu di masing-masing zona.

“Lombanya di tingkat Kabupaten Badung akan dilaksanakan setidaknya 7–10 hari sebelum pengerupukan. Karena kami ingin mengawali energi positif dari pengerupukan, untuk bersama-sama digelar di satu tempat. Sesudah itu dilaksanakan lomba di masing-masing wilayah, sesudah Nyepi sudah selesai,” jelasnya. (BC9)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini