balibercerita.com –
Perumda Air Minum Tirta Mangutama atau PDAM Badung terus mempercepat upaya peningkatan layanan air bersih, khususnya di wilayah Kuta Selatan. Salah satu langkah yang tengah dikerjakan adalah pembangunan jaringan pipa distribusi yang melintasi laut. Proyek sekitar Rp100 miliar ini ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu setengah bulan ke depan.
Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa mengungkapkan bahwa progres pemasangan pipa saat ini telah mencapai 7,6 kilometer. Jalur tersebut membentang dari kawasan Dam Estuari menuju Bypass Ngurah Rai, dengan sebagian trase mengikuti sisi barat jalan tol.
“Pemasangan pipa ini dari estuari sampai ke arah Bypass Ngurah Rai. Jalurnya searah dengan tol,” ujar Suyasa saat dikonfirmasi, Selasa (7/4).
Menurutnya, proyek ini menggunakan pipa berdiameter 500 milimeter yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas distribusi air ke wilayah Kuta Selatan. Nantinya, suplai air dari jaringan ini akan dialirkan menuju unit pelayanan air (UPA) di kawasan Kampial sebagai titik penampungan sekaligus distribusi ke pelanggan. “Dengan adanya pemasangan pipa ke bak penampungan itu bisa menambah suplai air ke Kuta Selatan,” ungkapnya.
Suyasa menambahkan, proyek pembangunan jaringan perpipaan tersebut didukung anggaran sekitar Rp100 miliar. Dengan progres yang terus berjalan, pengerjaan ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu setengah bulan.
Ia berharap, proyek ini dapat menjadi solusi jangka menengah dalam mengatasi keterbatasan jaringan distribusi yang selama ini menjadi kendala utama pelayanan air bersih. Setelah rampung, suplai air ke kawasan Kuta Selatan, termasuk daerah pariwisata, diharapkan menjadi lebih stabil.
“Harapan kami, dengan adanya tambahan jaringan ini, pelayanan air ke wilayah selatan bisa lebih maksimal. Selama ini memang belum optimal karena keterbatasan jaringan distribusi,” paparnya. (BC9)

















