balibercerita.com –
Kunjungan resmi Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia dalam waktu dekat menjadi momentum penting bagi hubungan bilateral kedua negara. Di balik agenda diplomatik tersebut, Modi datang dengan rekam jejak panjang sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh di dunia saat ini.
Memasuki masa jabatan ketiga berturut-turut sejak dilantik kembali pada 9 Juni 2024, Narendra Modi mencatat sejarah sebagai salah satu kepala pemerintahan dengan masa kepemimpinan terpanjang di era modern. Di bawah kepemimpinannya, India mengalami transformasi besar di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, infrastruktur, teknologi hingga kesejahteraan sosial.
Lahir pada 17 September 1950 di Gujarat dari keluarga sederhana yang berasal dari kelompok masyarakat tertinggal, Modi tumbuh dalam keterbatasan ekonomi. Pengalaman masa kecil tersebut membentuk pandangannya tentang pentingnya pembangunan yang menjangkau masyarakat lapisan bawah.
Sebelum memasuki panggung politik nasional, Modi aktif di Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS) dan kemudian bergabung dengan Bharatiya Janata Party (BJP). Ia juga menyelesaikan pendidikan Magister Ilmu Politik di Universitas Gujarat.
Karier politiknya melejit saat menjabat Kepala Menteri Gujarat selama lebih dari 12 tahun, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Perdana Menteri India pada 2014. Sejak saat itu, BJP di bawah kepemimpinannya berhasil memenangkan pemilu nasional secara berturut-turut pada 2014, 2019, dan 2024.
Mengusung semboyan “Sabka Saath, Sabka Vikas, Sabka Vishwas” atau “Bersama Semua, Pembangunan untuk Semua, Kepercayaan Semua”, Modi mendorong berbagai program yang berfokus pada pembangunan inklusif dan pengentasan kemiskinan. Salah satu capaian yang sering dikedepankan pemerintah India adalah keberhasilan mengeluarkan hampir 250 juta penduduk dari kemiskinan multidimensi dalam kurun sembilan tahun terakhir. Berbagai program sosial diluncurkan untuk mencapai tujuan tersebut, mulai dari akses kesehatan, perumahan, sanitasi, hingga layanan keuangan.
Melalui program Ayushman Bharat, lebih dari 500 juta warga India kini memperoleh akses layanan kesehatan. Sementara program Jan Dhan Yojana berhasil membuka lebih dari 510 juta rekening bank bagi masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan.
Di sektor perumahan, pemerintahan Modi telah menyetujui pembangunan lebih dari 42 juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sepanjang 2014-2024. Bahkan, salah satu keputusan pertama kabinetnya setelah dilantik kembali pada 2024 adalah memberikan dukungan pembangunan bagi 30 juta rumah tangga tambahan.
Transformasi juga terlihat di bidang infrastruktur. Pemerintah India mempercepat pembangunan jalan tol, jalur kereta api, bandara, hingga jaringan digital. Program UDAN yang digagas Modi bahkan berhasil memperluas konektivitas penerbangan ke berbagai wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Di sektor ekonomi, inisiatif Make in India menjadi salah satu program andalan untuk menjadikan India sebagai pusat manufaktur global. Reformasi regulasi dan penerapan sistem Pajak Barang dan Jasa (GST) turut meningkatkan daya saing ekonomi India di tingkat internasional.
Tak hanya dikenal sebagai pemimpin politik, Modi juga memiliki citra kuat sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan aktif memanfaatkan teknologi digital. Ia menjadi salah satu pemimpin dunia dengan pengaruh besar di media sosial, menggunakan berbagai platform untuk berinteraksi langsung dengan warga.
Di luar aktivitas kenegaraan, Modi dikenal memiliki ketertarikan pada dunia literasi dan telah menulis sejumlah buku, termasuk kumpulan puisi. Ia juga rutin memulai harinya dengan yoga, yang menurutnya membantu menjaga keseimbangan fisik dan mental di tengah padatnya aktivitas pemerintahan.
Kunjungan Modi ke Indonesia merupakan langkah strategis untuk semakin mempererat hubungan kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun. Sebagai dua negara demokrasi besar di Asia, Indonesia dan India memiliki peluang besar memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, investasi, teknologi, pendidikan hingga pariwisata.
Dengan rekam jejak kepemimpinan yang telah membentuk wajah baru India dalam satu dekade terakhir, kehadiran Narendra Modi di Indonesia menjadi perhatian tidak hanya dari kalangan diplomatik, tetapi juga pelaku usaha dan masyarakat yang menantikan babak baru hubungan kedua negara. (BC5)



















