Bali Jadi Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026, Atlet Dunia Siap Terjun dari Tebing Nusa Penida

0
1
Red Bull
Para atlet melakukan training dan persiapan menjelang kompetisi di Air Terjun Kroya. (ist)

balibercerita.com –
Indonesia mencatat sejarah sebagai tuan rumah sekaligus pembuka musim Red Bull Cliff Diving World Series 2026, menandai pertama kalinya kompetisi loncat tebing akrobatik kelas dunia hadir di Tanah Air. Momentum ini hadir di tengah tingginya sorotan dunia terhadap Red Bull Cliff Diving World Series, yang sepanjang 2025 telah menjangkau lebih dari 3,3 miliar penonton dari berbagai penjuru dunia.

Laga bersejarah ini akan digelar di Bali, tepatnya di dua lokasi unik yaitu Air Terjun Kroya di Buleleng, di mana para atlet take-off dari atas pohon untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi Red Bull Cliff Diving, dan Tebing T-Rex, Pantai Kelingking di Nusa Penida yang menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Debut ini memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism dunia, sejajar dengan lokasi ikonik Red Bull Cliff Diving lainnya seperti Mostar dan Polignano a Mare. Red Bull Cliff Diving World Series adalah kompetisi loncat tebing akrobatik paling bergengsi di dunia, di mana para atlet terbaik global terjun bebas ke perairan terbuka dari ketinggian hingga 21–27 meter, setara gedung 7–9 lantai, hanya dalam hitungan detik dengan kecepatan mencapai 85 km/jam.

Baca Juga:   Lepaskan Panah, Wabup dan Ketua DPRD Badung Resmi Buka Porsenijar Badung 2026

Dalam tiga detik waktu melayang di udara, para atlet harus mengeksekusi serangkaian gerakan akrobatik yang membutuhkan keberanian, presisi, dan kontrol tubuh luar biasa sebelum menyentuh permukaan air dengan sempurna.

Sejak pertama kali digelar pada 2009, Red Bull Cliff Diving World Series telah membawa kompetisi ini ke lokasi-lokasi paling spektakuler di dunia. Dari tebing berbatu di Irlandia, jembatan bersejarah di Bosnia, hingga pantai eksotis di Filipina dan Jepang.

Tahun ini, Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Red Bull Cliff Diving World Series melalui seri pembuka di Bali, di mana 24 atlet terbaik dunia, terdiri dari 12 perempuan dan 12 laki-laki akan bersaing dalam sebuah pencapaian bersejarah yang menempatkan Pulau Dewata dalam peta destinasi sport tourism premium dunia.

Sebagai seri pembuka Red Bull Cliff Diving World Series 2026, Indonesia akan menjadi titik awal yang membentuk dinamika persaingan sepanjang musim. Kalender seri dunia 2026 meliputi Broken Beach, Nusa Penida, Bali, Indonesia (20–23 Mei) Florida, Amerika Serikat (5–6 Juni), Copenhagen, Denmark (27 Juni), Stari Most, Bosnia Herzegovina (31 Juli–1 Agustus), Polignano a Mare, Italia (25–27 September), dan Muscat, Oman (12–14 November).

Baca Juga:   Menembus Batas di Ombak Kuta: Kisah Surfer Tunarungu Rayakan Semangat Kartini

Sebanyak 24 atlet kelas dunia akan menguji adrenalin di antara keanggunan Pulau Dewata, dari ketinggian air terjun tropis hingga tebing berombak besar. Para atlet akan meloncat ke perairan hangat Samudera Hindia dari ketinggian 21 meter untuk kategori wanita dan 27 meter untuk kategori pria.

Sebanyak 15 atlet permanen Red Bull Cliff Diving siap mengawali perebutan Trofi Kahekili di Bali. Nama-nama besar yang akan tampil di antaranya Rhiannan Iffland, pemegang rekor sembilan kali juara Red Bull Cliff Diving World Series dan juara World Aquatics High Diving World Cup. Kemudian ada Molly Carlson yang pernah mencatat skor sempurna 50/50 lewat single arm stand dive di seri Irlandia Utara 2021 dan menjadi juara Red Bull Cliff Diving World Series 2025 seri Italia.

Baca Juga:   Mengenal Huaqiangbei Shenzhen, Pusat Refurbish iPhone Terbesar di Dunia

Persaingan sektor pria juga dipastikan berlangsung sengit dengan hadirnya Gary Hunt, legenda cliff diving dunia dengan rekor 11 kali juara Red Bull Cliff Diving World Series serta atlet pertama yang meraih skor sempurna 50/50 pada 2019. Publik Bali juga akan menyaksikan aksi spektakuler Constantin Popovici, Catalin Preda, Carlos Gimeno, hingga Oleksiy Prygorov, peraih medali Olimpiade Beijing 2008.

Sementara, di sektor wanita, atlet-atlet muda potensial seperti Nelli Chukanivska dan Xantheia Pennisi juga siap mencuri perhatian. Di luar atlet permanen, sembilan atlet nonpermanen atau wildcard turut ambil bagian untuk menambah panas persaingan.
Wildcard wanita diisi oleh Elisa Cosetti, Stella Forsyth, Maria Paula Quintero, Morgane Herculano, dan Yolotl Martinez. Sedangkan wildcard pria diperkuat Aidan Heslop, Nikita Fedotov, Andrea Barnaba, dan Miguel Garcia.

Dengan kombinasi panorama eksotis Bali dan aksi ekstrem para atlet dunia, Red Bull Cliff Diving World Series 2026 dipastikan menjadi salah satu tontonan olahraga paling spektakuler tahun ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai panggung baru olahraga ekstrem kelas dunia. (BC5)

C