Usung Tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, PKB XLVIII Libatkan 20.929 Seniman

0
15
PKB
Ida Bagus Alit Suryana. (ist)

balibercerita.com –
Ajang seni budaya terbesar di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) akan kembali digelar. Perhelatan tahunan yang menjadi etalase kreativitas dan tradisi masyarakat Bali ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026.

Pada edisi ke-48 ini, PKB mengusung tema sentral “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, yang secara filosofis bermakna Memuliakan Jiwa Paripurna. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana menjelaskan bahwa tema tahun ini menitikberatkan pada penyucian jiwa dan refleksi diri melalui medium seni.

Baca Juga:   Ini, Ritual Pembersihan Pascakasus Gantung Diri di Jembatan Tukad Bangkung

“Atma Kerthi dimaknai sebagai proses peneguhan kualitas batin manusia agar selaras dengan nilai kebenaran, kebijaksanaan, dan harmoni semesta,” ujar Alit Suryana dalam laporannya pada Rapat Pleno Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Selasa (12/5).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa karya seni yang ditampilkan bukan sekadar perayaan estetika, melainkan ruang refleksi untuk menjaga keseimbangan dimensi sakral, sosial, dan ekologis. Hal ini sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru.

Baca Juga:   Salinan Kitab Suci Bhagawadgita Terbesar Tersimpan di Pulau Peninsula

PKB XLVIII diprediksi akan menjadi magnet wisatawan dengan skala kepesertaan yang masif. Tercatat sebanyak 20.929 seniman dari 673 sekaa (kelompok seni) akan unjuk gigi dalam berbagai materi kegiatan.

Adapun rangkaian utama PKB 2026 meliputi: peed aya (pawai), kandarupa (pameran), rekasadana (pergelaran), utsawa (parade), kriyaloka (lokakarya), wimbakara (lomba), widyatula (sarasehan), Adi Sewaka Nugraha (penghargaan pengabdi seni), jantra tradisi Bali (pekan kebudayaan daerah), serta Bali World Culture Celebration (perayaan budaya dunia).

Baca Juga:   King Cempaka Kagumi Perayaan Tumpek Uye di Uluwatu

Selain sebagai ajang hiburan, pemerintah provinsi juga akan memberikan penghargaan Adi Sewaka Nugraha sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para pengabdi seni yang telah mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan budaya Bali. (BC18)