Dari Nusa Dua ke Mandalika, I Made Pari Wijaya Kini Nakhodai KEK Super Prioritas

0
1
The Mandalika
I Made Pari Wijaya. (Ist)

balibercerita.com –
Perjalanan panjang I Made Pari Wijaya di dunia pengelolaan kawasan pariwisata akhirnya membawanya ke pucuk kepemimpinan The Mandalika. Setelah hampir dua dekade berkarier di lingkungan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Pari resmi ditunjuk sebagai General Manager (GM) The Mandalika.

Penunjukan tersebut diumumkan dalam serah terima jabatan yang berlangsung di Pullman Lombok Mandalika Beach Resort, Minggu (3/5). Ia menggantikan Agus Setiawan yang sebelumnya menjabat Pelaksana Tugas Sementara (PGS) GM The Mandalika.

Bagi ITDC, penunjukan Pari bukan sekadar pergantian posisi, melainkan langkah strategis untuk mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi sportainment kelas dunia sekaligus magnet investasi baru di sektor pariwisata nasional.

Baca Juga:   Festival Imlek Bersama Akan Digelar di Jalan Gajah Mada Denpasar 

Pari bukan wajah baru di tubuh ITDC. Ia memulai karier pada 2006 sebagai staf operasional di The Nusa Dua. Dari sana, kariernya terus menanjak melalui berbagai posisi penting, mulai dari bidang perencanaan, pengembangan kawasan, hingga dipercaya sebagai Vice President Operation The Mandalika sejak 2019.

Selama berada di Mandalika, Pari dikenal aktif mengawal pengembangan kawasan dan mendukung berbagai event internasional yang menjadikan kawasan tersebut semakin dikenal dunia. Pengalamannya juga diperkuat lewat keterlibatan dalam tim transisi BTDC menjadi ITDC, penyelesaian lahan, hingga pengembangan aktivitas kawasan.

Baca Juga:   Garuda Indonesia Group Maksimalkan Potensi MotoGP Mandalika

Latar belakang teknik arsitektur dari Universitas Udayana turut membentuk pemahamannya terhadap pengelolaan kawasan wisata terintegrasi, mulai dari aspek infrastruktur hingga tata kelola destinasi. Dalam pernyataannya, Pari menegaskan bahwa Mandalika bukan sekadar kawasan wisata biasa, tetapi destinasi dengan kompleksitas tinggi yang membutuhkan kolaborasi kuat dari seluruh pihak.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan penuh komitmen. KEK Mandalika memiliki kompleksitas yang sangat tinggi, sehingga diperlukan penguatan tata kelola operasional dan kolaborasi yang solid dengan seluruh stakeholder,” ujarnya.

Baca Juga:   Nikmati Berlari Sambil Menikmati Senja di Golo Mori

Ia menegaskan, fokus pengembangan ke depan tidak hanya pada peningkatan layanan wisata, tetapi juga optimalisasi investasi dan pemanfaatan kawasan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. “Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan serta mengoptimalkan investasi melalui pemanfaatan lahan untuk mendorong pertumbuhan revenue, guna memastikan The Mandalika tetap menjadi destinasi unggulan yang kompetitif di tingkat global,” tambahnya.

Melalui kepemimpinan baru ini, ITDC menaruh harapan besar agar The Mandalika semakin kuat sebagai destinasi internasional berbasis sportainment, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan pariwisata dan ekonomi masyarakat di Lombok dan Nusa Tenggara Barat. (BC5)