balibercerita.com –
Menikmati suasana tenang dan asri di Desa Wisata Penglipuran kini bukan hanya menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan, tetapi juga rasa aman bagi para pengunjung. Di tengah meningkatnya tren pariwisata, perlindungan selama berwisata menjadi kebutuhan baru yang semakin diperhatikan wisatawan.
Hal itulah yang mendorong jasindo menghadirkan inovasi perlindungan wisata dengan mengintegrasikan asuransi langsung ke dalam tiket masuk destinasi wisata. Melalui kolaborasi bersama PT Mitra Kasih Perkasa (MKP), setiap wisatawan yang berkunjung ke Desa Penglipuran kini otomatis mendapatkan perlindungan personal accident tanpa perlu registrasi tambahan. Langkah ini membuat pengalaman wisata terasa lebih praktis sekaligus memberi ketenangan bagi wisatawan selama menikmati kawasan desa wisata yang dikenal sebagai salah satu destinasi terbaik dunia tersebut.
Sebagai destinasi unggulan Bali, Penglipuran memang telah lebih dulu menerapkan sistem digitalisasi tiket secara menyeluruh melalui ticketing management system dari MKP. Sistem tersebut memudahkan proses transaksi, validasi pengunjung, hingga pemantauan jumlah wisatawan secara real time. Kini, sistem itu semakin lengkap dengan hadirnya perlindungan asuransi yang langsung terintegrasi dalam tiket masuk.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema mengatakan, kehadiran perlindungan di destinasi wisata menjadi bagian dari transformasi layanan asuransi agar semakin dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari. “Kehadiran Asuransi Jasindo di destinasi wisata adalah bentuk komitmen kami dalam memastikan perlindungan hadir sebagai bagian dari pengalaman wisata masyarakat,” ujarnya.
Perlindungan yang diberikan mencakup santunan meninggal dunia akibat kecelakaan hingga Rp50 juta, santunan cacat tetap, biaya pengobatan akibat kecelakaan, bantuan transportasi, hingga santunan rawat inap selama wisatawan berada di kawasan Desa Penglipuran. Perlindungan tersebut berlaku selama 1×24 jam atau sepanjang wisatawan melakukan aktivitas wisata di area desa wisata.
Representative Manager Asuransi Jasindo Cabang Denpasar, Erwyn Arys Sasongko menilai konsep perlindungan yang langsung melekat pada tiket masuk menjadi solusi sederhana namun sangat relevan dengan kebutuhan wisatawan masa kini. “Cukup membeli tiket, wisatawan sudah otomatis mendapatkan perlindungan selama berada di kawasan wisata. Ini menjadi nilai tambah yang memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan bagi pengunjung,” jelasnya.
Sementara itu, CEO & Co-Founder PT Mitra Kasih Perkasa (MKP), Nicholas Anggada menyebut kerja sama ini menjadi langkah lanjutan dalam membangun ekosistem wisata digital yang lebih modern dan terintegrasi. Wisatawan saat ini tidak hanya mencari kemudahan akses dan transaksi, tetapi juga kepastian keamanan selama menikmati destinasi wisata.
“Kolaborasi ini sekaligus mempertegas posisi Desa Wisata Penglipuran sebagai destinasi yang tidak hanya unggul dari sisi budaya dan keindahan lingkungan, tetapi juga mampu menghadirkan standar pelayanan wisata yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” imbuhnya. (BC5)















