Menko Luhut Tinjau Sejumlah Venue G20 di Bali

0
219
Meninjau venue KTT G20
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan saat meninjau kawasan GWK yang menjadi venue utama KTT G20. (ist)

Denpasar, balibercerita.com –

Untuk memastikan kesiapan infrastruktur Presidensi G20 Indonesia, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan meninjau sejumlah titik venue di Pulau Bali pada Senin (31/1). Lokasi dimaksud yakni GWK Cultural Park, BNDCC Nusa Dua, Hotel Apurva Kempinski Sawangan, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Kura-Kura Bali dan Indonesia Coral Reef Garden (ICRG), dan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. 

Kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Menteri Koordinator Ayodhia G.L. Kalake, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Nani Hendiarti,  Plt. Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Jodi Mahardi, Staf Khusus Bidang Hukum dan Perundang-undangan Lambock V. Nahattand dan Penasehat Khusus Menteri Koordinator Bidang Pertahanan dan Ketahanan Maritim Marsetio.

Pertama, rombongan mengunjungi Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park. Lokasi itu dicanangkan menjadi venue pertemuan utama bagi para delegasi dalam melaksanakan KTT. Karena di sana memiliki lanskap yang indah dan alami, dengan mencirikan nuansa Bali yang cukup kental, serta lapangan yang diapit oleh tebing-tebing, maka lokasi itu direncanakan dipergunakan sebagai tempat makan malam dan acara puncak. 

Baca Juga:   Wakil Ketua DPRD Badung Hadiri HUT Ke-61 Partai Golkar

Kunjungan dilanjutkan ke Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), sebagai alternatif venue kedua. Berbagai ruang rapat di gedung tersebut dianggap mumpuni untuk diadakan acara pertemuan bertaraf internasional. Selain itu, hotel Apurva Kempinski direncanakan menjadi salah satu lokasi charging station mobil listrik yang dapat menampung 20 mobil per stasiun. Sehari sebelum KTT digelar, mobil tersebut akan diisi penuh hingga 200 KW, dengan kekuatan jarak tempuh hingga 300 sampai 400 km. 

“Untuk BNDCC, kami harap dapat dilakukan beautifikasi sesuai dengan narasi ke-Indonesiaan. Selain itu, mohon ada antisipasi terhadap stasiun pengisian baterai mobil demi mencegah mogok di jalan. Diharapkan masuknya mobil dan siapnya stasiun pengisian dapat sesuai timeline yaitu pada bulan September 2022,” tegas Luhut. 

Baca Juga:   PMI Salurkan Bantuan untuk Penyandang Disabilitas Terdampak Banjir Bali

Saat di Apurva Kempinski, rombongan juga meninjau jembatan Sawangan I, II, dan III. Tiga jembatan itu sedang mendapatkan upaya peremajaan jelang acara G20. Disana, Menko Luhut menggaris bawahi adanya empat poin utama yang perlu mendapatkan perhatian yaitu pembebasan lahan, penguatan jembatan, penggunaan aspal, dan beautifikasi. Waskita Karya sebagai penanggung jawab, diharapkan mampu mengakomodasi empat permasalahan utama tersebut.

“Dibutuhkan pelebaran sebesar dua meter di jalan lokasi menuju Apurva ke kiri dan ke kanan, yang harus membebaskan lahan milik masyarakat. Jembatan yang dilewati sudah keropos, dan harus mampu dilewati oleh kendaraan Presiden negara anggota yang berbobot 20 ton. Pergunakan aspal buton (aspal plastik) dalam pembangunan jalan untuk persiapan G20,” paparnya.

Rencananya, hotel Apurva Kempinski juga akan dipergunakan sebagai tempat menginap para delegasi. Untuk itu, saat proses kedatangan para delegasi pemimpin dunia nantinya, waktu tunggu per pemimpin dari yang pertama hingga yang terakhir diminta bertotal 1,5 jam. Ia meminta agar hal itu dapat diantisipasi, dengan menyediakan tempat tunggu yang nyaman dan terkendali. 

Baca Juga:   Perempuan Pengusaha Diharapkan Tingkatkan Kontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional 

Kemudian, ia menerima paparan dari Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dan General Manager Airnav Denpasar Riza Fahmi, terkait berbagai kesiapan dan hambatan pembangunan dan skema penerbangan Bandara I Gusti Ngurah Rai sampai bulan Januari 2022 ini. Secara total, ada 20 pesawat yang diperkirakan akan datang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, akan disiapkan 63 parking stand, dengan 11 lokasi pelandasan. Selain itu, akan disediakan Screening PCR akan dilakukan dalam 1 jam, yang dapat langsung mendeteksi 930 pasien dalam satu waktu papar. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini