Lonjakan Penumpang Akhir Tahun, Bandara Ngurah Rai Layani 581.709 Penumpang

0
106
Bandara Ngurah Rai
Sambutan sajian budaya di Bandara Ngurah Rai. (ist)

balibercerita.com –
Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengalami lonjakan aktivitas penumpang yang signifikan. Dalam periode 24–31 Desember 2025, tercatat 581.709 penumpang dilayani. Dari jumlah itu, 320.246 penumpang merupakan kedatangan, terdiri dari 185.478 penumpang internasional dan 134.768 domestik.

Sementara itu, 261.463 penumpang tercatat meninggalkan Bali melalui bandara. Arus kedatangan masih mendominasi dengan porsi 55 persen, menjadi indikator kuat bahwa Bali tetap menjadi magnet utama wisata dunia sepanjang akhir tahun.

Lonjakan terbesar terjadi pada 28 Desember 2025, dengan 83.318 penumpang keluar masuk bandara. Angka itu 26 persen di atas rata-rata harian tahun 2025 yang berada di kisaran 66.222 penumpang. Pergerakan pesawat pun meningkat, dengan 3.515 pergerakan selama seminggu atau rata-rata 439 per hari, naik 12,6 persen dari rata-rata pergerakan Januari–November 2025.

Baca Juga:   Empat Kampus Besar Lolos ke Grand Final Debat Energi Pertamina Goes to Campus 2025

Sementara, periode Posko Nataru 15–31 Desember 2025 mencatat layanan kepada 1.185.717 penumpang, dengan rata-rata 69.748 penumpang per hari, serta 7.327 pergerakan pesawat. Di sisi lain, penumpang terakhir tahun 2025 dan penumpang pertama tahun 2026 disambut dengan souvenir, kalung bunga, dan tarian khas Bali.

Baca Juga:   Sejumlah Ruas Jalan di Badung Selatan Macet Parah, Wisatawan Terpaksa Jalan Kaki dan Naik Ojol Ke Bandara

Penyambutan dilakukan langsung oleh CEO Regional II Angkasa Pura Indonesia, Wahyudi dan General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati. Suasana hangat dan penuh nuansa budaya ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan di Bandara Ngurah Rai.

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi menegaskan bahwa tingginya pergerakan penumpang memperkuat posisi Bali di kancah pariwisata global. “Bali tetap menjadi magnet utama pariwisata Indonesia, khususnya pada libur akhir tahun. Kami berkomitmen menghadirkan layanan bandara yang aman, andal, dan memberikan pengalaman yang benar-benar memorable bagi setiap penumpang,” ujarnya.

Baca Juga:   Warga Yordania Dilaporkan Hilang saat Berenang di Pantai Batu Belig

Ia menambahkan bahwa peningkatan customer experience menjadi fokus utama bandara, melalui pelayanan humanis hingga sentuhan budaya lokal yang khas. Ia ingin bandara menjadi bagian dari cerita perjalanan penumpang. “Sambutan budaya, pelayanan prima, dan suasana yang nyaman menjadi elemen penting menciptakan kesan positif sejak tiba hingga meninggalkan Bali,” kata Sandi.

Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, kesiapan personel, dan infrastruktur yang andal, Bandara I Gusti Ngurah Rai optimistis dapat mengelola lonjakan trafik sekaligus menjaga kenyamanan penumpang selama periode liburan akhir tahun. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini