Lima Penerbangan Timur Tengah di Bandara Ngurah Rai Terdampak Penutupan Ruang Udara, 1.631 Penumpang Terimbas

0
71
Timur Tengah Bandara Ngurah Rai
Sejumlah calon penumpang yang terdampak penundaan penerbangan akibat penutupan ruang udara sejumlah negara. (ist)

balibercerita.com —
Dampak penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah terus bertambah terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Hingga Minggu (1/3) pukul 11.00 Wita, tercatat lima penerbangan mengalami penundaan dan/atau penyesuaian jadwal. Berdasarkan data maskapai, total calon penumpang terdampak mencapai 1.631 orang.

Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi menyampaikan bahwa penutupan ruang udara di sejumlah negara menyebabkan beberapa rute penerbangan dari dan menuju Bali harus mengalami penyesuaian jadwal.

Baca Juga:   TPS 3R Sadu Dentim Jadi Percontohan Camat Buah Batu, Bandung

“Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, terdapat sejumlah rute penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan dan/atau penyesuaian jadwal. Namun demikian, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan secara umum tetap berjalan normal,” ujarnya.

Hingga Minggu (1/3) pukul 11.00 Wita, penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal antara lain: Etihad EY477 rute Denpasar (DPS) – Abu Dhabi (AUH), STD 18.45 Wita (28 Februari) — postponed, Emirates EK369 rute Denpasar (DPS) – Dubai (DXB), STD 19.45 Wita (28 Februari) — canceled, Qatar Airways QR963 rute Denpasar (DPS) – Doha (DOH), STD 18.50 Wita (28 Februari) — canceled, Emirates EK399 rute Denpasar (DPS) – Dubai (DXB), STD 00.25 WITA (1 Maret) — canceled, Qatar Airways QR961 rute Denpasar (DPS) – Doha (DOH), STD 00.30 Wita (1 Maret) — canceled.

Baca Juga:   Tingkatan Pelayanan RSD Mangusada, Ini Rekomendasi Komisi IV DPRD Badung

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola bandara terus berkoordinasi dengan berbagai instansi, khususnya maskapai penerbangan, untuk memperbarui jadwal serta menangani calon penumpang yang telah berada di bandara. Koordinasi juga dilakukan dengan AirNav Indonesia guna memantau kondisi ruang udara terdampak, serta dengan aparat keamanan untuk mengantisipasi situasi di area bandara.

Baca Juga:   Bali Bersiap Masuki Awal Musim Hujan

Dari total lima penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal tersebut, sebanyak 1.631 calon penumpang terdampak dan penanganannya telah dilaksanakan sesuai kebijakan masing-masing maskapai.

Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk terus berkomunikasi dengan maskapai guna memperoleh informasi terbaru terkait jadwal penerbangan. Selain itu, bandara juga menyediakan layanan help desk di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional serta layanan contact center melalui nomor 172 untuk pembaruan informasi. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini