Libur Lebaran 2026 Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Nuanu Cultural Week Jadi Magnet Wisata Budaya Baru di Bali

0
67
Nuanu Cultural Week
Suguhan kesenian yang ditampilkan di Nuanu. (ist)

balibercerita.com –
Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026 dimanfaatkan Nuanu Creative City untuk menghadirkan daya tarik berbeda melalui gelaran Nuanu Cultural Week. Event yang berlangsung pada 20–29 Maret 2026 ini tak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga terbukti menjadi magnet baru yang mendorong pergerakan wisatawan ke Bali.

Selama sepuluh hari pelaksanaan, ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara memadati kawasan ini. Nuanu bahkan menargetkan hingga 35.000 pengunjung sepanjang periode tersebut, seiring tingginya minat masyarakat menghabiskan libur panjang di Pulau Dewata.

Baca Juga:   Puncak Karya Atma Wedana di Puri Agung Pemecutan

Beragam program disuguhkan, mulai dari pertunjukan seni, workshop, hingga aktivitas komunitas yang mengangkat budaya Bali dan dipadukan dengan ekspresi budaya Nusantara. Pertunjukan seperti Kecak dan gamelan tampil berdampingan dengan qasidah dan hadrah, menciptakan pengalaman wisata budaya yang unik dan inklusif.

Brand and Communications Director Nuanu Creative City, Ida Ayu Astari Prada mengatakan bahwa momen Lebaran menjadi peluang strategis untuk menghadirkan ruang wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi pengalaman budaya yang lebih mendalam. “Di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat Lebaran, kami ingin menghadirkan destinasi yang tidak hanya dikunjungi, tetapi juga dirasakan. Nuanu Cultural Week menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai latar belakang dalam satu pengalaman budaya,” ujarnya.

Baca Juga:   PHDI Denpasar Tegaskan Penolakan Pemindahan Hari Raya Nyepi

Tak hanya menyasar wisatawan, kegiatan ini juga melibatkan komunitas lokal dan generasi muda Bali. Melalui Nuanu Social Fund, digelar kompetisi budaya pada 26–28 Maret yang diikuti 47 peserta dari berbagai sekolah dan sanggar seni. Lomba seperti Megenjekan, Mejanggeran, Tari Baris, dan Tari Condong menjadi bagian dari upaya pelestarian tradisi di tengah geliat pariwisata.

Baca Juga:   Setelah 22 Tahun, Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Anggar karena Daya Tarik Bali

Kehadiran Nuanu Cultural Week memperkuat tren wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism) yang kini semakin diminati wisatawan. Tidak sekadar berlibur, pengunjung diajak untuk terlibat langsung dalam aktivitas budaya dan memahami nilai-nilai lokal.

Dengan meningkatnya kunjungan selama libur Lebaran, event ini sekaligus menegaskan peran Bali sebagai destinasi wisata budaya dunia yang terus berinovasi. Ke depan, Nuanu Creative City berkomitmen menghadirkan lebih banyak program serupa guna menjaga keberlanjutan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. (BC5)