Unhi Kembangkan Inovasi Teba Modern untuk Kelola Sampah Organik, Gelar Aksi Bersih-bersih Kampus

0
386
Unhi
Aksi bersih lingkungan kampus Unhi Denpasar, serangkaian Hari Lingkungan Hidup. (ist)

Denpasar, balibercerita.com –
Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelestarian lingkungan hidup melalui inovasi pengelolaan sampah. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Unhi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) tidak hanya menggelar aksi bersih-bersih kampus, tetapi juga memperkenalkan langkah konkret berupa pembangunan fasilitas teba modern.

Teba modern merupakan tempat penampungan sampah organik yang dirancang menyerupai sumur dengan struktur buis beton sedalam 2 meter. Sampah organik yang ditampung akan diproses dengan bantuan mikroorganisme pengurai, sehingga mempercepat pembusukan dan menghasilkan kompos. Desain tertutup juga memastikan tidak menimbulkan bau serta tetap menjaga estetika lingkungan kampus.

Baca Juga:   Dinas PUPR Badung Percepat Pembebasan Lahan JLS, Dua Trase Pecatu Capai Final

Ketua panitia kegiatan, Komang Agus Triadi Kiswara, S.Pd.H., M.Pd., menjelaskan bahwa teba modern merupakan bentuk inovasi ramah lingkungan yang lahir dari kebutuhan mendesak untuk menangani persoalan sampah di Bali, khususnya di lingkungan kampus.

“Dengan fasilitas ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bisa dilakukan secara mandiri, modern, dan berkelanjutan. Ini adalah langkah awal dari sistem pengelolaan terpadu yang akan kami kembangkan di Unhi,” jelasnya.

Tiga hingga empat unit teba modern akan dibangun di titik-titik strategis di lingkungan kampus, khususnya area dengan volume sampah organik tinggi. Pembangunan ini merupakan hasil kerja sama UNHI dengan praktisi pengelolaan sampah dan mitra daur ulang plastik.

Baca Juga:   Komisi IV DPRD Badung Bahas LKPJ Bupati 2025, Soroti Program Prioritas

Sementara itu, aksi “Unhi Clean Up” yang berlangsung pada Kamis (5/6), menjadi simbol komitmen kolektif seluruh civitas akademika terhadap budaya bersih. Mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga jajaran pimpinan kampus turut terlibat dalam aksi gotong royong membersihkan area kampus.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Unhi, Dr. I Komang Gede Santyasa, S.T., M.T., menyebut bahwa upaya ini merupakan bagian dari implementasi kampus hijau atau green campus yang telah menjadi identitas Unhi.

“Pengelolaan sampah yang terstruktur dan berkelanjutan adalah salah satu pilar dari green campus. Selain itu, kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang kami tanamkan dalam pendidikan di Unhi, khususnya dalam aspek palemahan, yakni menjaga keharmonisan manusia dengan alam,” terangnya.

Baca Juga:   Pertamina Apresiasi Gagasan Inovatif Finalis Energi Masa Depan

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini akan terus dijadikan agenda rutin sebagai bentuk internalisasi nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan, tidak hanya dalam aktivitas akademik tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa dan seluruh sivitas kampus.

Dengan pengembangan inovasi seperti teba modern, Unhi berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan berkelanjutan, sekaligus mendidik generasi muda yang peduli terhadap lingkungan hidup. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini