Kampung Bali dan Megibung Seafood Ditawarkan Jendela Bali GWK

GWK
Pemandangan hijaunya Bali, di New Jendela Bali. (BC5)

Mangupura, balibercerita.com – 

Fasilitas pendukung kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) dimaksimalkan jelang pergantian tahun 2022. Sektor food and beverage Restoran Jendela Bali telah ditata ulang, untuk menyuguhkan pemandangan hijau dari bukit Ungasan. 

Selain dari tampilan, suguhan varian menu ala kampung khas Bali juga siap memanjakan lidah pengunjung, sehingga nuansa GWK menjadi kental dengan unsur Budaya Bali. Tidak cukup sampai di sana, potensi laut Bali juga diangkat dalam kemasan makan bersama ala Bali melalui Megibung Seafood. 

Direktur Operasional GWK Cultural Park Stefanus Yonathan Astayasa menerangkan, terlepas dari keindahan dan kemegahan patung GWK, pihaknya kini mencoba memaksimalkan potensi yang ada. Salah satunya adalah fokus pengembangan F&B Restoran Jendela Bali. Sebab 10 tahun lebih Alam Sutra mengambil alih GWK, namun belum pernah fokus ke sektor tersebut. “Seperti apa arah ke depan, lantas bagaimana, apakah hanya sebagai pelengkap saja dan menunggu customer datang. Jadi mulai tahun 2022 kita akan fokus kembangkan F&B ini,” ucapnya.

Baca Juga:   Lima Hotel di Nusa Dua Jadi Tempat Karantina Bubble 

Selain merenovasi Jendela Bali, pihaknya juga melakukan renovasi pada lantai 9 dan 23 ruangan di dalam patung GWK. Hal itu telah dirampungkan pada 16 November 2022 dan dibuka pertama kali di tanggal 17 Desember 2022. Nuansanya dibuat menjadi lebih atraktif dengan sentuhan nuansa digital, namun tetap kental dengan unsur budaya Bali. Sebab pada dasarnya pengembangan GWK tetap akan mengedepankan budaya Bali.

Andre Prawiradisastra selaku GM Marketing Communication & Event GWK Cultural Park menerangkan, jendela Bali kini telah direnovasi menjadi lebih luas, dengan panorama pemandangan hijaunya alam Bali. Hal itu diharapkan dapat membuat pengunjung menjadi lebih nyaman dalam bersantap makanan di New Jendela Bali. 

Baca Juga:   Sepak Terjang Dewata Rockers MG

Nuansa restoran itu juga ditata dengan ornamen khas suasana Kampung Bali, dengan menyajikan aneka kuliner khas Bali. Kampung Bali hadir setiap akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu pukul 11.30 sampai 14.00 Wita. Berbagai macam makanan dan minuman khas Bali seperti rujak buleleng, kuah be pasih, sate languan, tum ikan, ayam betutu, bubur campur Bali, dan berbagai macam makanan maupun minuman autentik Bali lainnya, yang siap memanjakan lidah pengunjung.

Selain Kampung Bali, New Jendela Bali juga mengangkat konsep Seafood Megibung. Megibung merupakan tradisi makan bersama yang dimiliki oleh warga Bali. Seafood Megibung, membuat wisatawan bisa menikmati berbagai macam hidangan laut yang segar, dimana seluruh hidangannya dimasak secara langsung (live cooking). Selain bisa menikmati hidangan laut yang nikmat, wisatawan juga akan ditemani oleh tarian tradisional Bali yang menambah keseruan suasana malam. Seafood Megibung ini hadir setiap hari, pukul 18.00 hingga 21.00 Wita.

Baca Juga:   Occupancy Rate di Nusa Dua Meningkat Lebih dari 100 Persen 

Melalui upaya itu, pihaknya ingin memberikan pengalaman yang berkesan untuk para tamu di New Jendela Bali. Sambil menikmati keindahan pulau Bali di malam hari, pihaknya juga menyuguhkan pertunjukan tarian Bali di setiap akhir pekan. Dengan demikian, diharapkan pengunjung akan belum lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke GWK Cultural Park. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini