
balibercerita.com –
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Tutik Kusuma Wardhani menghadiri peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI di kantor DPD Partai Demokrat Bali, Minggu (23/8). Dalam kesempatan tersebut, Tutik menyampaikan duka mendalam bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus merespons berbagai isu strategis nasional.
Di sela-sela kegiatan, Tutik mengungkapkan keprihatinannya atas musibah gempa bumi yang menimpa masyarakat NTT. “Saya menyampaikan rasa duka dan prihatin saya kepada saudara-saudara kita di NTT yang terkena musibah gempa bumi. Semoga beliau tabah dan kuat menghadapi semua ini serta Tuhan selalu melindungi,” ujar Tutik.
Tidak hanya itu, Tutik Wardhani menginginkan anak muda Bali jangan jadi penonton di tengah masifnya pariwisata Bali. Untuk mencegah tingginya angka pengangguran dari lulusan SMK, Tutik mendorong generasi muda, khususnya di Bali, untuk memanfaatkan program Magang Hub dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
“Kemenaker sudah menyediakan program Magang Hub. Generasi Z dan anak-anak muda harus aktif memanfaatkan teknologi, buka informasi di ponsel masing-masing. Jangan sampai peluang magang di daerah sendiri, seperti sektor pariwisata Bali, justru didominasi oleh tenaga kerja dari luar,” tegasnya.
Selain itu, Tutik menambahkan bahwa momen kemerdekaan dan peringatan HUT partai harus dijadikan ajang memperkuat persatuan, toleransi, dan kerja sama demi menyongsong Indonesia Emas 2045. Hal tersebut dilakukan melalui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tutik menilai program tersebut sangat dibutuhkan, khususnya di wilayah Indonesia timur dan daerah berstatus 3T serta rawan stunting. Menurutnya, pemerintah perlu memperketat tata kelola agar pendistribusiannya tepat sasaran.
Mengenai anggaran, ia menegaskan, alokasi anggaran pendidikan sebesar 20% sesuai undang-undang tidak boleh diganggu gugat. Program MBG diharapkan disisir dari pos anggaran lain agar fungsi pendidikan tetap optimal. (BC18)


















