Festival Pendidikan Denpasar 2026 Resmi Dimulai, Angkat Konsep Edu-Green

0
20
Pembukaan Denpasar Education Festival 2026 ditandai dengan pelepasan burung di Lapangan Taman Kota Lumintang, Rabu (6/5). (ist)

balibercerita.com –
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) kembali menggelar Denpasar Education Festival (DEF) 2026 pada 6–8 Mei 2026. Mengusung tema “Edu-Green”, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di Lapangan Taman Kota Lumintang, Rabu (6/5), yang ditandai dengan pelepasan burung.

Pembukaan festival diawali dengan pencatatan Rekor MURI melalui kegiatan Yoga Asana yang melibatkan 238 sekolah dengan total 12.971 siswa. Yoga dilakukan secara serentak di masing-masing sekolah, dengan pusat kegiatan di Lapangan Taman Kota Lumintang yang diikuti sekitar 250 siswa. Selain itu, turut diluncurkan Senam Vasudaiva Kutumbakam sebagai bagian dari rangkaian acara.

Baca Juga:   Tabanan Raih Nilai 95,24, Tata Kelola Pengadaan Masuk Kategori Sangat Baik

Setelah kegiatan di Lumintang, agenda dilanjutkan dengan penampilan bapang barong oleh anak-anak serta pembukaan pameran DEF 2026 yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme para pelajar yang terlibat aktif dalam festival ini. Ia menilai kegiatan tersebut mampu menjadi sarana positif dalam menumbuhkan kreativitas sekaligus inovasi di bidang pendidikan.

“Festival ini menjadi ruang bagi siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK untuk menampilkan bakat, karya inovasi, dan prestasi mereka kepada publik. Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak terus berinovasi dan berkembang,” ujarnya.

Baca Juga:   Kecamatan Kuta Bentuk Satgas Sampah Berbasis Desa Adat, Fokus Awasi Pembuangan Liar

Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama menjelaskan bahwa yoga massal ini juga menjadi langkah untuk menghidupkan kembali program yoga di sekolah yang sempat terhenti sejak 2019 akibat pandemi Covid-19. “Kegiatan ini diikuti 238 sekolah dengan jumlah siswa mencapai 12.971 orang yang dilaksanakan di sekolah masing-masing dan dipusatkan di Taman Kota Lumintang sebanyak 250 siswa,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah yoga massal, kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam yang direncanakan memperoleh hak kekayaan intelektual dari Kementerian Hukum dan HAM untuk Pemerintah Kota Denpasar. Untuk pameran DEF 2026, tercatat sebanyak 25 stan turut ambil bagian, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK dan SPK. Beragam karya ditampilkan, mulai dari inovasi, hasil penelitian, hingga capaian prestasi siswa di tingkat nasional.

Baca Juga:   Penerbangan Internasional ke Narita Jadi Pelopor, Pergi Bawa Kargo Pulang Bawa Penumpang

Tema “Edu-Green Menuju Sekolah Sehat” sendiri diangkat sebagai upaya menanamkan kesadaran akan pentingnya lingkungan hijau serta gaya hidup sehat sejak usia dini. Dalam kegiatan ini juga diperkenalkan sekolah rintisan hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI), yang bertujuan mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas dalam dunia pendidikan di Kota Denpasar. (BC13)