Palebon Ida Cokorda Pemecutan XI Akan Digelar 21 Januari 2022

1
299
Paruman membahas rencana palebon Ida Cokorda Pemecutan XI.
Paruman membahas rencana palebon Ida Cokorda Pemecutan XI. (ist)

Denpasar, balibercerita.com – 

Sejumlah upacara keagamaan akan digelar pascaberpulangnya Ida Cokorda Pemecutan XI. Berdasarkan paruman di Puri Pemecutan pada Rabu (22/12) sore, pelaksanaan upacara nyiramin akan digelar 2 Januari 2022. Sementara, palebon rencananya dilangsungkan pada 21 Januari 2022.

Paruman dipimpin Ketua Warga Ageng Pemecutan A.A. Ngurah Rai Sudarma. Paruman dihadiri empat sulinggih, lima Kemoncolan Utama Puri Pemecutan, banjar panyibeh puri, Sekaa Pemaksan Pemecutan dan 46 Kemoncolan Puri Ageng Pemecutan.

Baca Juga:   Perempuan Pendaki Dievakuasi dari Gunung Sanghyang Setelah Alami Sesak Napas dan Kelelahan

A.A. Ngurah Rai Sudarma menyampaikan, berdasarkan petunjuk Bhagawanta Puri, upacara dan upakara palebon Ida Cokorda Pemecutan XI dilaksanakan pada tingkatan palebon utama utamaning utama. Sedangkan, upacara nyiramin pada 2 Januari rencananya berlangsung pada pukul 14.00 Wita.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pangelingsir Puri Pemecutan, Ida Cokorda Pemecutan XI tutup usia pagi tadi. Menantu almarhum, Ida Bagus Wesnawa mengatakan, Cokorda Pemecutan pada Oktober lalu didiagnosa menderita penyakit komplikasi jantung, asam urat dan diabetes. Pria kelahiran 17 April 1945 itu lantas dirawat di RSUP Sanglah selama 29 hari. 

Baca Juga:   Perkuat Kolaborasi Program Keluarga 2026, BKKBN Bali Temui Sekda

Pada pertengahan November, Cokorda Pemecutan diperbolehkan menjalani perawatan di rumah. Kondisinya pun terus membaik. Namun sayangnya, pada Rabu pagi ia kembali mengalami gangguan pada jantung dan tutup usia di puri di Renon. 

Baca Juga:   Bimbel Bahasa Inggris Diluncurkan, DPRD Badung Sebut Mampu Tingkatkan Mutu SDM

Semasa hidupnya, Ida Cokorda Pemecutan XI atau Anak Agung Ngurah Manik Parasara dikenal sebagai sosok yang humoris namun tegas. Ia juga dikenal sangat toleran terhadap keberagaman agama dan budaya, namun tetap teguh mempertahankan nilai-nilai Agama Hindu serta adat dan budaya Bali. (BC9)

1 KOMENTAR

  1. Kami dari wargi Kebayan Br Tampakgangsul turut berduka cita serta ida mangde ngemolihan genah sane utama (amor ing acintya)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini