Di Kuta Selatan, Sampah Anorganik Bisa Ditukar Bahan Kebutuhan Pokok

0
184
Sampah
Ni Wayan Leri saat mengelola sampah organik. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Di tengah tantangan pengelolaan sampah di wilayah urban, seorang perempuan di Kuta Selatan tampil sebagai motor perubahan. Ni Wayan Leri, Kepala Lingkungan Permata Nusa Dua, memimpin gerakan pemilahan dan pengolahan sampah berbasis komunitas melalui Plastic Exchange, program yang kini jadi inspirasi di berbagai wilayah lain.

Sejak empat tahun lalu, Leri dan komunitasnya mengedukasi warga untuk memilah sampah langsung dari rumah. Sampah anorganik seperti plastik, kaca, dan besi dikumpulkan dan ditimbang untuk ditukar dengan kebutuhan pokok. Sementara itu, sampah organik diolah menjadi kompos menggunakan komposter lokal buatan warga.

Baca Juga:   Selama 8 Hari, Banjir Rob Berpotensi Terjadi di 26 Wilayah di Bali 

“Awalnya tidak mudah mengajak warga untuk memilah. Tapi dengan edukasi dan keteladanan, kini sebagian besar sudah sadar pentingnya pengelolaan sampah,” ujar Leri.

Tidak hanya warga Permata Nusa Dua, gerakan ini bahkan menjangkau komunitas di wilayah lain di Kecamatan Kuta Selatan. Leri memastikan bahwa gerakan ini bukan hanya soal sampah, tapi soal membangun tanggung jawab kolektif.

Baca Juga:   Binda Bali Genjot Vaksinasi Anak Tahap II di Gianyar

Camat Kuta Selatan, I Ketut Gede Arta, memberikan apresiasi khusus terhadap peran Leri. “Beliau bukan hanya kepala lingkungan, tapi juga penggerak sosial. Apa yang dilakukan adalah contoh kepemimpinan berbasis nilai dan aksi nyata,” ujarnya.

Baca Juga:   Penataan Pantai Kuta Masuk Bali Beach Conservation Project Phase II

Kini, Permata Nusa Dua memiliki komposter skala rumah tangga hingga balai banjar yang mampu menampung sampah organik dalam jumlah besar. Gerakan ini juga membuka peluang ekonomi kecil lewat konversi sampah menjadi nilai tukar.

“Ini bukti bahwa kepemimpinan lokal bisa jadi kunci perubahan lingkungan. Tidak perlu teknologi mahal. Yang dibutuhkan adalah ketulusan, kolaborasi, dan keberanian memulai,” ucap Arta. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini