Sosialisasikan 4 Pilar, Rai Wirajaya Gandeng PP APHB

0
318
Empat pilar
Suasana saat foto bersama di acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, di PHDI Provinsi Bali. (ist)

Denpasar, balibercerita.com – 

Anggota MPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, S.E., M.M., hadir di PHDI Provinsi Bali, Denpasar, Minggu (26/2), untuk memberikan sosialisasi 4 pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika). 

Hadir sebagai pembicara dalam sosialisasi kali ini, Ir. Ketut Witarka Yudiata, S.T., M.T. yang membawakan materi Penajaman UUD 1945 & NKRI, dan Dr. Dra. I Gusti Ayu Diah Yuniti, M.Si., dengan materi Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini juga dihadiri Dr. I Made Bandem Dananjaya selaku Wakil Ketua Bidang Ideologi Kesatuan. 

Seperti diketahui, MPR RI sebagai lembaga negara sesuai amanat pasal 5 huruf a dan b, serta pasal 11 huruf c Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD, mempunyai tugas memasyarakatkan Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal lka serta Ketetapan MPR RI yang diberi nama program “Sosialisasi Empat Pilar MPR RI”.

Baca Juga:   Jasindo Jaga Ekosistem Laut Bali Lewat Narasemesta

“Sosialisasi Empat Pilar MPR RI untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran radikalisme dan demoralisasi generasi bangsa,” ujar Rai Wirajaya, yang juga anggota DPR RI dari Komisi XI.

Mengingat pentingnya pemahaman dan pelaksanaan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI bagi setiap warga negara di seluruh wilayah tanah air, maka anggota MPR RI melaksanakan kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di daerah pemilihan masing-masing. 

Rai Wirajaya yang politisi asal Desa Peguyangan, Denpasar ini, menyampaikan, Pancasila sudah menjadi keyakinan bangsa Indonesia sebagai dasar negara dan memayungi UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Maka, Empat Pilar Kebangsaan akan menjadi nilai dan kekuatan bangsa yang tak akan terpisahkan oleh gelombang zaman.

Baca Juga:   Gerakan Literasi Asuransi Jadi Momentum Bangun Kepercayaan Publik terhadap Perlindungan Finansial

“Dengan integritas dan komitmen bersama, Empat Pilar Kebangsaan tersebut akan semakin kokoh, semakin mewarnai keberlanjutan dan dinamika kebangsaan ke depan. “Empat Pilar Kebangsaan ini harus ditanamkan dalam pikiran dan perbuatan agar kita menjadi manusia yang berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya. 

“Karenanya, kegiatan pemasyarakatan nilai-nilai Pancasila dilakukan untuk memastikan bahwa Pancasila senantiasa hadir pada setiap relung kehidupan ketatanegaraan dan segenap aspek kehidupan masyarakat,” sambung Rai Wirajaya.

Baca Juga:   Ahli Hukum Diminta Bersikap Jernih dan Objektif 

Dengan mengikuti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, peserta dapat memahami dan mengerti apa yang disampaikan. Sehingga, mampu pula menjelaskan dan menanamkan Empat Pilar Kebangsaan ini sejak dini, minimal di lingkungan keluarga dan lingkungan terdekat dalam kehidupan sehari-hari guna menanamkan wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air yang menjadi modal dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di akhir kegiatan, Gde Wikan Pradnya Dana, S.T., M.T., selaku Ketua Pengurus Pusat Aliansi Pemuda Hindu Bali (PP APHB) mengatakan, kegiatan kolaborasi sosialisasi 4 pilar ini adalah wujud dharmaning agama, dharmaning negara yang dilaksanakan bersama anggota MPR RI. “Ke depan, kita akan berkolaborasi kembali dengan program-program yang nyata untuk masyarakat Bali,” ujarnya. (BC10)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini