Sikapi Persaingan Tak Sehat, BVRMA Dorong Penerapan Klasifikasi Vila Berbintang

0
9
Vila
Kadek Adnyana. (ist)

balibercerita.com –
Bali Villa Rental Management Association (BVRMA) mendorong lahirnya sistem klasifikasi bintang untuk vila di Bali sebagai upaya menciptakan iklim investasi yang lebih sehat sekaligus meningkatkan daya saing industri akomodasi wisata.

Ketua BVRMA, Kadek Adnyana mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengkaji penerapan klasifikasi vila layaknya hotel. Kajian tersebut dilakukan bersama kalangan akademisi guna menyusun standar yang dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha maupun investor.

“Rencana kami dari Bali Villa Rental Management Association, kami ingin membuat klasifikasi vila seperti halnya hotel. Sebelum membuat klasifikasi ini, ada kajian yang kami bekerja sama dengan pihak kampus, pihak universitas, untuk bisa melakukan kajian-kajian ini,” ujarnya.

Baca Juga:   Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung Dukung Penerapan Sistem Pelaporan All Indonesia di Bandara Ngurah Rai

Menurut Adnyana, klasifikasi bintang satu hingga bintang lima nantinya akan menjadi indikator yang jelas terkait kualitas layanan, fasilitas, hingga rentang harga sebuah vila. Dengan adanya standar tersebut, posisi setiap usaha vila akan lebih terukur dan transparan.

Ia menilai selama ini industri vila di Bali berkembang sangat pesat, namun belum memiliki standar baku yang mampu membedakan kualitas layanan secara jelas. Akibatnya, persaingan harga kerap terjadi tanpa mempertimbangkan kualitas produk yang ditawarkan.

Baca Juga:   Lolot Harapkan Singaraja Fest Digelar Tiap Tahun

“Kadang vila yang bagus pun harus menjual murah karena persaingan. Bahkan ada yang tidak tertata dengan baik tetapi bisa menjual harga sangat rendah,” katanya.

Kondisi tersebut dinilai kurang ideal bagi dunia usaha karena dapat menekan nilai investasi yang telah ditanamkan pengembang maupun pengelola vila. Melalui sistem klasifikasi, investor diharapkan memiliki gambaran yang lebih pasti mengenai standar usaha yang dijalankan serta potensi pasar yang dibidik.

Baca Juga:   Setelah 22 Tahun, Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Anggar karena Daya Tarik Bali

Selain memberikan kepastian bagi investor, klasifikasi bintang juga diyakini akan memudahkan wisatawan dalam menentukan pilihan akomodasi sesuai kebutuhan, fasilitas yang diinginkan, dan kemampuan anggaran. BVRMA menargetkan proses kajian dapat diselesaikan pada tahun ini.

Setelah itu, hasilnya akan dibahas bersama para pelaku usaha vila sebagai langkah awal menuju implementasi sistem klasifikasi pada tahun depan. “Kita berharap tahun ini kajiannya selesai, dan tahun depan sudah bisa diterapkan bersama para pelaku vila,” pungkas Adnyana. (BC5)