balibercerita.com –
Video yang memperlihatkan dugaan penampakan hiu di perairan Pantai The Nusa Dua viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Rekaman tersebut diambil oleh seorang pengunjung yang tengah menikmati aktivitas di pantai dan sontak memicu perhatian warganet.
Menanggapi informasi yang beredar, pengelola kawasan memastikan situasi di lapangan tetap aman dan kondusif. Hingga saat ini, tidak ada laporan yang menimbulkan kepanikan maupun gangguan terhadap aktivitas wisatawan di kawasan pantai The Nusa Dua.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika menjelaskan bahwa objek yang diduga hiu tersebut memang sempat terpantau oleh petugas saat patroli rutin pada Jumat (22/5). Namun, keberadaannya berada jauh di tengah laut dan tidak mendekati area bibir pantai maupun kawasan aktivitas wisata.
“Tim Patroli ITDC bersama petugas kepolisian dan pengamanan objek vital kawasan The Nusa Dua memang melihat objek menyerupai ikan di area tengah laut. Namun, kami belum dapat memastikan apakah itu hiu karena posisinya cukup jauh dari lokasi pengamatan,” jelasnya, Minggu (24/5).
Menurut Agus, pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 Wita, tim patroli pantai ITDC bersama unsur kepolisian, Pamobvit, dan Polairud melaksanakan patroli rutin di kawasan perairan Pantai The Nusa Dua. Saat itulah petugas melihat objek menyerupai sirip ikan dari kejauhan.
Meski demikian, objek tersebut tidak bergerak menuju kawasan wisata dan tidak menimbulkan gangguan bagi wisatawan yang sedang beraktivitas di pantai. “Tidak terdapat kepanikan maupun situasi yang mengganggu keamanan dan kenyamanan wisatawan. Aktivitas wisatawan dan operasional kawasan tetap berlangsung normal dan kondusif,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, ITDC bersama Polairud, Balawista, serta unsur pengamanan terkait langsung melakukan pemantauan dan pengecekan lanjutan pada Sabtu (23/5). Hasil monitoring menunjukkan kondisi kawasan tetap aman dan terkendali.
Petugas juga tidak lagi menemukan penampakan objek serupa di area perairan pantai. Hingga kini, tidak ada laporan lanjutan dari wisatawan, tenant, maupun pelaku usaha yang beroperasi di kawasan The Nusa Dua.
Agus menambahkan, fenomena kemunculan hiu di perairan sekitar Nusa Dua sebenarnya bukan hal baru. Kejadian serupa pernah tercatat pada tahun 2013 dan 2019, ketika hiu jenis blacktip atau hiu sirip hitam terlihat mendekati perairan pantai. Jenis hiu tersebut dikenal tidak agresif terhadap manusia.
Hiu blacktip umumnya bersifat pemalu, cenderung menghindari manusia, dan lebih banyak mengikuti pergerakan plankton maupun gerombolan ikan kecil yang menjadi sumber makanannya. “Hiu jenis ini tidak berbahaya bagi manusia. Makanan utamanya adalah ikan-ikan kecil, cumi-cumi, dan krustasea. Kemunculannya biasanya mengikuti jalur makanan di laut,” jelasnya.
Agus menilai kemunculan hiu tersebut justru dapat menjadi indikator positif bagi kondisi lingkungan perairan di kawasan Nusa Dua. “Keberadaan hiu di habitat alaminya menunjukkan ekosistem laut masih terjaga dan sehat. Ini menjadi salah satu tanda bahwa kualitas lingkungan perairan di kawasan Nusa Dua tetap baik,” katanya.
Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap tenang serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pemantauan rutin bersama pihak terkait akan terus dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke kawasan The Nusa Dua.
“Keselamatan dan kenyamanan wisatawan tetap menjadi prioritas utama. Kami akan terus melakukan monitoring secara berkala dan menyampaikan informasi yang telah terverifikasi kepada masyarakat,” pungkas Agus. (BC5)

















