Ketua DPRD Badung Hadiri KKP Sespimmen Polri Dikreg 66, Perkuat Kepemimpinan Presisi dan Inovatif

0
32
KKP Sespimmen
Foto bersama di sela-sela pembukaan KKP Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026. (ist)

balibercerita.com –
Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti menghadiri Kuliah Kerja Profesi (KKP) Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari program pendalaman dan wawancara dalam rangka penguatan kepemimpinan tingkat menengah Polri yang presisi, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat yang berlangsung di aula Polres Badung, Senin (18/5).

Pembukaan dihadiri langsung Kapolres Badung, AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H., Forkopimda Kabupaten Badung, pendamping Serdik Sespimmen Polri Dikreg 66 TA 2026, Kombes Pol Ulami Sudjaja, S.H., Kombes Pol I Made Kusuma Jaya, S.H., S.I.K., dan Kombes Pol Heru Ekwanto, S.I.K., Wakapolres Badung, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polres Badung, kapolsek jajaran, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, Pecalang Kabupaten Badung, serta personel yang terlibat dalam kegiatan.

Baca Juga:   Buang Sampah Liar di Jimbaran, Pelaku Pilih Angkut Sendiri karena Tak Mampu Bayar Denda Rp25 Juta

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka pembukaan sekaligus pendalaman materi dengan tema “Mewujudkan Pimpinan Tingkat Menengah Polri, Kementerian dan Lembaga yang Membangun Keutamaan Pendidikan yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.”

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKP Sespimmen Polri Dikreg ke-66 di Kabupaten Badung. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk pemimpin Polri yang tidak hanya profesional dan adaptif, namun juga memiliki integritas moral serta kemampuan memahami dinamika sosial masyarakat secara langsung.

Baca Juga:   BLiP, Layanan Internet Terbaik untuk Bisnis Kafe dan Resto

“Program ini sangat strategis dalam membangun karakter kepemimpinan yang presisi, humanis, dan inovatif. Kehadiran para peserta didik sespimmen di tengah masyarakat akan memberikan pengalaman empiris yang penting dalam memahami tantangan pelayanan publik dan keamanan di daerah,” ujarnya.

Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis moral dan literasi sebagai fondasi kepemimpinan di masa depan. “Pemimpin yang kuat bukan hanya memiliki kemampuan manajerial dan intelektual, tetapi juga harus dibangun dengan nilai moral, etika, dan kepekaan sosial. Hal ini penting agar setiap kebijakan dan pelayanan yang diberikan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Baca Juga:   Pasporia di Discovery Mall Bali Kian Diminati, Permohonan Paspor Akhir Pekan Naik Dua Kali Lipat

Anom Gumanti menegaskan pentingnya sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program nasional di bidang pangan, energi, dan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan. “Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini. Dengan komunikasi dan sinergi yang baik, saya yakin pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal dan mampu menciptakan situasi daerah yang aman, kondusif, serta produktif,” tambahnya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, ditutup dengan sesi diskusi, ramah tamah, dan foto bersama sebagai simbol penguatan sinergitas antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat Kabupaten Badung. (adv)