Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Karangasem

0
55
Gempa Karangasem
Titik episentrum gempa. (ist)

balibercerita.com –
Getaran gempa bumi cukup kuat dirasakan masyarakat Kabupaten Karangasem pada Minggu (1/2) pukul 21.29 Wita. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tektonik tersebut memiliki kekuatan magnitudo 3,5.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, SE, S.Si, menjelaskan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,49° lintang selatan dan 115,66° bujur timur, atau tepatnya berlokasi di laut dengan jarak sekitar 22 kilometer tenggara Karangasem, Bali, pada kedalaman 9 kilometer.

Baca Juga:   Naik Signifikan, Lalu Lintas Harian Jalan Tol Bali Mandara

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut,” jelasnya.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan sesar naik dengan kombinasi mendatar (oblique thrust fault). Dampak guncangan dirasakan masyarakat di wilayah Kabupaten Karangasem dengan skala intensitas III MMI, yakni getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seakan-akan ada truk yang melintas.

Baca Juga:   Lelang Jabatan di Pemkab Tabanan Diawasi Ombudsman

Hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan atau dampak lain yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut. Hingga pukul 21.43 Wita, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Sehubungan dengan kejadian tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi atau isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan akibat gempa.

Baca Juga:   Kabel Tanam Rusak, Dishub Badung Pasang Kabel Udara Sebagai Solusi Sementara

Selain itu, warga diharapkan memeriksa dan memastikan kondisi bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa serta tidak mengalami kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah.

“Kami harap masyarakat selalu mengakses informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi, seperti media sosial Instagram dan Twitter @infoBMKG, situs resmi bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi mobile wrs-bmkg dan infobmkg yang tersedia di iOS dan Android,” imbaunya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini