Kecak dan Barong Dance Show di The Nusa Dua, Atraksi Budaya Bali Lintas Generasi di Pulau Peninsula

0
116
Kecak The Nusa Dua
Kecak dan barong dance di Pulau Peninsula. (BC5)

balibercerita.com –
Pulau Peninsula di kawasan The Nusa Dua kini tak hanya menawarkan hamparan hijau dan pantai eksotis, tetapi juga ruang perjumpaan budaya yang hidup dan berdenyut. Melalui kecak and barong dance show, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menghadirkan pengalaman seni tradisi Bali yang bisa dinikmati saat senja beranjak malam, tanpa harus meninggalkan kawasan.

Berlatar Taksu Art Stage, panggung terbuka di tepi Samudra Hindia, pertunjukan ini digelar rutin setiap Jumat malam, pukul 18.00–19.00 Wita. Saat matahari perlahan tenggelam, gerak Tari Barong membuka panggung, disusul alunan suara Penari Kecak yang khas, berpadu dengan debur ombak dan hembusan angin laut.

Baca Juga:   Viral Lahan Dekat Akses Pantai Balangan Dipagari, Begini Fakta Sebenarnya

Yang membuat pertunjukan ini terasa istimewa adalah kehadiran Kecak lintas generasi. Di atas panggung, penari muda, penari senior, hingga para perempuan tampil bersama dalam satu lingkaran suara. Lantunan “cak-cak-cak” menggema dari berbagai usia, mencerminkan bagaimana tradisi ini terus hidup, diwariskan, dan berkembang tanpa kehilangan akarnya. Keterlibatan perempuan sebagai penari Kecak memberi warna tersendiri dan energi segar sekaligus menegaskan bahwa seni tradisi Bali adalah ruang yang inklusif.

Mengusung tajuk “Bali Langen”, pertunjukan ini menyatukan tari barong dan kecak dalam satu rangkaian cerita yang terinspirasi dari epos Ramayana. Kisah tentang keseimbangan antara baik dan buruk disampaikan dengan pengemasan yang lebih atraktif dan dinamis, berbeda dari pementasan Kecak pada umumnya.

Baca Juga:   Jalan Poppies I Kuta Kembali Normal

Sebanyak 65 seniman lokal asal Nusa Dua terlibat dalam setiap pementasan, membawa kekuatan kolektif dari desa penyangga kawasan. Untuk menyaksikan pertunjukan ini, pengunjung dapat membeli tiket seharga Rp150.000 per orang, baik langsung di lokasi maupun melalui platform penjualan tiket daring yang bekerja sama dengan ITDC.

Taksu Art Stage, yang berdiri di atas lahan seluas 1.386 meter persegi dan berkapasitas sekitar 600 penonton, dirancang sebagai ruang terbuka yang memungkinkan penonton menikmati seni budaya sekaligus panorama alam Peninsula. Kehadiran kecak and barong dance show melengkapi daya tarik The Nusa Dua sebagai kawasan wisata one stop destination, bersama atraksi lain seperti Water Blow Peninsula, Bali Nusa Dua Theatre, Bali Collection, Museum Pasifika, hingga lapangan golf 18 holes. Wisatawan pun memiliki pilihan menikmati seni, alam, dan hiburan dalam satu kawasan terpadu.

Baca Juga:   Ini Skema Rute Pawai Ogoh-ogoh di Kecamatan Kuta

Lebih dari sekadar tontonan, pertunjukan ini menjadi bagian dari komitmen ITDC dalam pelestarian budaya Bali dan penerapan pariwisata berkelanjutan. Dengan melibatkan sanggar seni dari desa-desa penyangga, kecak dan barong di Peninsula bukan hanya menjaga denyut tradisi lintas generasi, tetapi juga membuka ruang ekspresi dan lapangan kerja bagi para seniman lokal muda, tua, dan kini juga perempuan yang bersama-sama merawat warisan budaya Bali. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini