We Are Sisters Rayakan Hari Kebersihan Menstruasi di Lapas Perempuan Kerobokan

0
270
Perempuan
We Are Sisters bersama para penghuni Lapas Perempuan Kerobokan. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

We Are Sisters merupakan komunitas yang fokus terhadap pemberdayaan perempuan. Mereka menyediakan tempat aman dan mengajak para perempuan Indonesia untuk fokus terkait kekerasan seksual, kesehatan reproduksi dan kesetaraan. Saat ini, komunitas yang berdiri pada bulan Mei 2019 ini beranggotakan 111 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka secara aktif melakukan kampanye-kampanye dan gerakan-gerakan untuk perempuan di daerah masing-masing. 

Pada Rabu (25/5), mereka mengunjungi Lapas Perempuan Kerobokan dan mengedukasi puluhan penghuni dan petugas lapas, akan pentingnya menjaga kebersihan menstruasi. Mereka datang dalam rangka merayakan Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 28 Mei.

Baca Juga:   Pemkab Badung Tegaskan Pemanfaatan Pantai Tanjung Benoa Sudah Sesuai Ketentuan

Bekerja sama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Bali yang juga memiliki fokus pada kesehatan reproduksi, We Are Sisters memberikan penyuluhan terkait kesehatan pada saat menstruasi dan mengajak puluhan penghuni Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan Bali mendobrak stigma terkait menstruasi yang selama ini ada di sekitar perempuan Indonesia. Mereka juga memberikan tes kesehatan gratis agar semua perempuan mendapatkan hak sehat yang sama di manapun berada.

Clara Emylia, selaku pendiri Komunitas Perempuan We Are Sisters memberikan pesan bagi puluhan wanita penghuni lapas untuk wajib mulai menormalisasi diskusi terkait menstruasi secara bangga kepada siapapun, termasuk laki-laki. Menstruasi yang dialami perempuan bukanlah hal yang tabu dan kotor. “Menstruasi merupakan proses biologis yang terjadi berulang setiap bulan dan proses ini merupakan anugerah dari Tuhan untuk perempuan,” ucapnya.

Baca Juga:   Bali United Tambah Pemain Jelang Putaran Kedua BRI Liga 1

Direktur PKBI, Eka Purni menambahkan, setiap perempuan pasti memiliki pengalaman yang unik terkait menstruasi. Penting untuk memastikan setiap perempuan menikmati pengalamannya tanpa merasa terstigma. Menstruasi merupakan hal yang patut disyukuri sebagai perempuan, karena itu merupakan anugerah untuk bisa mengandung dan memiliki anak.

Acara tersebut diikuti oleh 20 orang penghuni Lapas Perempuan dengan usia produktif dan aktif menstruasi. Para peserta juga ikut menyuarakan bahwa mereka sekarang lebih mengerti bahwa menstruasi bukanlah hal tabu dan kotor seperti yang mereka kira sebelumnya. 

Baca Juga:   Binda Bali Gelar Vaksinasi Anak di SD Negeri 2 Ubung

Sesi diskusi dan tanya jawab terkait kebersihan menstruasi dilakukan selama kurang lebih 1 jam dan dilanjutkan dengan tes kesehatan gratis. Lalu We Are Sisters juga memberikan makanan dan produk kebersihan seperti sabun dan bantuan berupa pembalut kain gratis yang dibagikan kepada seluruh peserta dan petugas Lapas Perempuan di akhir acara. Semua diberikan atas donasi dari anggota dan partner We Are Sisters. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini