Kurangi Kemacetan, Dishub Badung Uji Coba Bus Sekolah Gratis di Mengwi

0
5
Bus sekolah gratis
Anak Agung Gde Rahmadi. (ist)

balibercerita.com –
Dishub Badung mulai mempersiapkan uji coba layanan bus sekolah gratis sebagai salah satu strategi mengurangi kepadatan lalu lintas di wilayahnya. Program tersebut akan diuji coba terlebih dahulu di satu sekolah dengan pengoperasian yang difokuskan pada jam berangkat dan jam pulang sekolah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Badung, Anak Agung Gde Rahmadi mengatakan, tahap awal program akan memanfaatkan satu unit bus sekolah gratis yang melayani rute Sading–Darmasaba menuju SMP Negeri 5 Mengwi. Uji coba ini diharapkan menjadi dasar evaluasi sebelum layanan diperluas ke wilayah lain.

Baca Juga:   Mahasiswa KKN Unud di Desa Pesinggahan Gelar Workshop Eco-enzyme 

“Untuk tahap awal ada satu bus yang melayani siswa SMP Negeri 5 Mengwi dengan rute Sading dan Darmasaba. Ini masih uji coba, semoga berhasil. Kalau hasilnya baik, tahun depan akan kami tambah lagi,” ujar Rahmadi, Senin (27/7).

Menurutnya, kehadiran bus sekolah diharapkan mampu menekan penggunaan kendaraan pribadi, baik oleh pelajar maupun orang tua yang setiap hari mengantar anak ke sekolah. Dengan semakin banyak siswa memanfaatkan angkutan bersama, volume kendaraan pada jam-jam sibuk diyakini dapat berkurang. “Kalau bus sekolah ini berhasil, tentu bisa membantu mengurangi kemacetan karena anak-anak terkonsentrasi menggunakan bus,” ucapnya.

Baca Juga:   Mengintip Penerapan Sistem Apartemen Kepiting Nelayan Wanasari Tuban

Terkait kemungkinan penerapan layanan serupa di kawasan lain yang juga kerap mengalami kemacetan, Rahmadi menjelaskan bahwa dishub masih memprioritaskan pelaksanaan uji coba di wilayah Badung Utara. Sementara itu, penerapan di kawasan Badung Selatan masih memerlukan kajian lebih lanjut karena memiliki karakteristik lalu lintas yang berbeda.

Baca Juga:   Denpasar dan Badung Didorong Percepat Pemilahan Sampah, Bali Tak Bisa Lagi Andalkan TPA Suwung

“Untuk sementara kami fokus di Badung Utara dulu. Ke Badung Selatan belum, karena kondisinya berbeda dan perlu dikaji lebih lanjut,” jelasnya.

Rahmadi menambahkan, program bus sekolah gratis merupakan bagian dari rangkaian upaya Dishub Badung dalam mengurai kemacetan. Selain menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan, layanan angkutan pelajar ini diharapkan menjadi solusi tambahan untuk mengurangi beban kendaraan di jalan. “Ini salah satu upaya kita dalam mengurai kemacetan,” paparnya. (BC9)