Produser Andrea Pasquettin menyebut, melalui film ini pihaknya ingin membuat dunia melihat betapa menakjubkannya Indonesia dan Bali sebagai tempat yang kreatif. Film yang produksi itu dapat dibuat dengan budaya, suasana, pemandangan dan komunitas yang luar biasa. Ia berharap film pendek tersebur dapat diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar, yang dapat memanfaatkan bakat-bakat lokal Indonesia dengan arahan sutradara Brian dan keterampilan fotografi Austin.
Joseph Ju Taylor selaku pemilik rumah produksi Good Form Bali mengungkapkan, awalnya ada tiga lokasi disurvey sebagai lokasi syuting, yaitu di Karangasem, Bedugul dan Taman Festival, Padanggalak. Taman Festival Bali yang dirasa sangat cocok ditetapkan sebagai lokasi, karena memiliki gedung setengah rusak namun masih terlihat artistik, adanya hutan dan pemandangan laut. Film tersebut merupakan suatu yang sangat berbeda dengan film lainnya yang pernah mengambil lokasi di Bali.
Film Anomaly berdurasi 15 menit. Namun, bukan hal mustahil ke depannya film itu akan dikembangkan menjadi film layar lebar dengan durasi yang panjang. (BC5)
















