Penumpang Internasional Dominasi Bandara Ngurah Rai di Tahun 2025

0
83
Bandara Ngurah Rai
Suasana Bandara Ngurah Rai. (ist)

balibercerita.com –
Arus wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang 2025 menunjukkan tren yang semakin kuat. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat dominasi penerbangan internasional, menandai kian kokohnya posisi Bali sebagai salah satu destinasi global dengan konektivitas udara yang terus berkembang.

Sepanjang 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 24,1 juta penumpang, dengan 63 persen diantaranya merupakan penumpang internasional. Dominasi ini menjadi indikator meningkatnya minat wisatawan dunia untuk berkunjung ke Pulau Dewata, sekaligus menguatkan peran bandara sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia.

Tingginya mobilitas internasional juga tercermin dari pergerakan pesawat. Dari total 143.312 pergerakan pesawat, sebanyak 55 persen merupakan penerbangan internasional. Peningkatan ini tak lepas dari bertambahnya konektivitas langsung ke berbagai kota dunia.

Baca Juga:   Dua Hari di Bali, Menteri PUPR dan Menlu Cek Kesiapan Infrastruktur KTT G20

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati menyebut, sepanjang 2025 terdapat 13 rute internasional baru yang diaktifkan. Sejumlah rute tersebut bahkan merupakan penerbangan perdana yang sebelumnya belum pernah dilayani, seperti Newcastle (Australia), Cheongju (Korea Selatan), Saigon (Vietnam), dan Sichuan (China).

“Bertambahnya rute internasional ini menunjukkan permintaan perjalanan ke Bali sangat positif. Bali semakin terhubung langsung dengan kota-kota utama dunia,” ujarnya, Senin (11/1).

Baca Juga:   Bupati Badung dan Ketua DPRD Tinjau Penataan Pedestrian Pantai Kuta, Siapkan Kawasan Wisata yang Lebih Nyaman dan Berkelas

Dari sisi kunjungan wisatawan asing, data Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mencatat 7,1 juta WNA masuk ke Bali melalui bandara sepanjang Januari–Desember 2025. Wisatawan asal Australia masih mendominasi dengan 1,67 juta orang, disusul wisatawan asal India hampir 584 ribu orang, dan Republik Rakyat Cina sekitar 560 ribu orang.

Puncak kedatangan wisatawan terjadi pada Juli 2025, bertepatan dengan musim libur musim panas dan libur sekolah di berbagai negara. Pada bulan tersebut, total pergerakan penumpang mencapai 2,3 juta orang, dengan kedatangan internasional menyumbang porsi terbesar.

Baca Juga:   DLHK Badung Gandeng TNI Siaga Tangani Musim Sampah Kiriman di Pantai Barat

Tak hanya sektor penumpang, geliat aktivitas internasional juga tercermin dari layanan kargo. Sepanjang 2025, produksi kargo Bandara I Gusti Ngurah Rai mencapai 108 ribu ton, dengan 72 persen merupakan kargo internasional, memperkuat peran Bali sebagai hub logistik udara internasional di kawasan timur Indonesia.

Dengan tingginya arus wisatawan dan penerbangan internasional, pengelola bandara memastikan peningkatan trafik tetap diimbangi dengan kualitas layanan. “Fokus kami adalah menjaga pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa bandara,” pungkas Nugroho Jati. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini