Nusa Dua Siap Sukseskan GPDRR

0
191
Kawasan pariwisata Nusa Dua.
Kawasan pariwisata Nusa Dua. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Sebagai tuan rumah pelaksanaan konferensi internasional 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (7th GPDRR) pada tanggal 23-28 Mei 2022, kawasan The Nusa Dua siap dari sisi infrastruktur, fasilitas dan penerapan tata kelola berbasis protokol kesehatan. Ada 2 tempat yang akan menjadi lokasi perhelatan, yaitu Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) dan Bali International Convention Center (BICC). GPDRR yang tahun ini mengusung tema “From Risk to Resilience: Towards Sustainable Development for All in a Covid-19 Transformed World” ini akan diikuti lebih dari 5.000 delegasi dari 193 negara.

Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, The Nusa Dua siap menjadi tuan rumah event besar tingkat dunia di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Pihaknya optimistis pelaksanaan 7th GPDRR akan berjalan dengan aman dan nyaman bagi seluruh delegasi, peserta, dan panitia penyelenggara. 

Persiapan infrastruktur yang dilakukan diantaranya pembangunan jaringan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terintegrasi, sistem keamanan, dan keselamatan serta lahan parkir. Hal itu dilakukan bekerja sama dengan Tower Bersama Group (TBIG), yang telah melakukan pembangunan neutral infrastruktur dan jaringan layanan TIK terintegrasi, guna meningkatkan pelayanan teknologi informasi dan komunikasi yang akan membantu kesuksesan penyelenggaraan event-event internasional yang akan berlangsung di The Nusa Dua. 

Baca Juga:   Kera Putih Kini Ditempatkan di Kawasan Pura Uluwatu

Untuk memastikan kesiapan keamanan penyelenggaraan event, pihaknya memiliki sistem keamanan dan keselamatan yang beroperasi 24 jam. Diantaranya, sebanyak 93 orang personil keamanan, 2 unit fire brigade dengan 23 personil, 143 unit CCTV yang tersebar di 39 titik kawasan The Nusa Dua, 3 pos Balawista di beachfront hotel, security check pada 3 pintu masuk kawasan, serta Command Center sebagai pos komando kawasan. “Command Center sudah dilengkapi dengan unit fire brigade dan patroli kawasan, CCTV terintegrasi, TV monitor, radio komunikasi terintegrasi, serta warning receiver system (WRS) yang merupakan alat komunikasi penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami,” terangnya.

Saat ini juga dilakukan revitalisasi Command Center yang bekerja sama dengan Polda Bali.  Yaitu berupa penambahan beberapa monitor LED yang dilengkapi dengan fitur untuk monitoring CCTV, monitoring drone, monitoring body worn, monitoring GPS ranmor patroli (pergerakan patwal PJR Ditlantas Polda Bali), dashboard polisiku 110 (aplikasi pusat dari Mabes Polri), info BMKG, Inarisk (portal kajian risiko bencana) BNPB, monitoring kecepatan angin, flight radar, traffic marine serta pasang surut dan tinggi gelombang air laut. 

Command Center ITDC sebagai posko terpadu, pusat pengendalian, pemantauan, dan pengawasan dalam pelaksanaannya akan bersinergi dengan TNI, BPBD, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya dalam rangka mendukung pelaksanaan pengamanan event. “Dalam operasionalnya, Command Center akan terkoneksi dengan Command Center Polda Bali. Dengan demikian masing-masing operator dapat memonitor lokasi-lokasi yang menjadi tempat kegiatan, pengamanan dan pengawalan pergerakan kendaraan serta pengamanan jalur/rute yang dilalui,” jelasnya.

Baca Juga:   Trafik Penumpang di Bandara Ngurah Rai Diprediksi Meningkat Setelah Nyepi

Pihaknya juga sudah menyiapkan lahan parkir seluas 17.500 meter persegi yang tersebar di 5 titik di dalam kawasan. Hal itu guna memudahkan pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan saat event internasional berlangsung. Untuk kesiapan fasilitas, The Nusa Dua sebagai destinasi Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) unggulan di Indonesia memiliki kelengkapan akomodasi total mencapai 5.000 kamar hotel yang terdiri dari 14 hotel bintang 5, 3 hotel bintang 4 serta 3 luxury villas dan fasilitas MICE yang mampu menampung lebih dari 20.000 delegasi. Dari jumlah tersebut, saat ini terdapat 17 hotel atau setara dengan kurang lebih 4.000 kamar yang beroperasi di masa pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

Untuk BNDCC sendiri, mereka telah merampungkan beautifikasi beberapa fasilitas, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan nyaman bagi para delegasi. Sementara untuk side event 7th GPDRR, beberapa tenant di kawasan telah dipersiapkan sebagai venue penyelenggaraan, diantaranya Museum Pasifika sebagai lokasi Welcome Reception, The Westin Resort Nusa Dua Bali, Melia Bali, Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort serta Bali Collection sebagai lokasi pameran UMKM.

Baca Juga:   PKK Gelar Pasar Rakyat di Buleleng

Sebagai sebuah kawasan pariwisata yang ditetapkan menjadi Green Zone Destination, The Nusa Dua telah menerapkan sejumlah tata kelola kawasan berbasis protokol kesehatan mulai dari kedatangan, selama beraktivitas sampai pengunjung meninggalkan kawasan, menyelesaikan program vaksinasi dan booster Covid-19 bagi seluruh pekerja di dalam kawasan, serta mendorong pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi sebagai upaya untuk memitigasi penyebaran Covid-19 di kawasan dan sekitarnya. “Kami siap menyambut delegasi dan seluruh stakeholders, untuk penyelenggaraan 7th GPDRR minggu depan. Selamat berkonferensi dan berkolaborasi bagi ketangguhan atas bencana yang semakin baik di seluruh dunia,”imbuhnya.

Untuk diketahui, GPDRR adalah forum multi pemangku kepentingan dua tahunan yang diinisiasi oleh PBB, untuk meninjau kemajuan, berbagai pengetahuan, dan mendiskusikan perkembangan dalam Penanggulangan Resiko Bencana (PRB). GPDRR tahun ini kembali diselenggarakan sebagai ajang kolaborasi untuk mitigasi dan pengurangan risiko bencana, dalam upaya mencapai ketangguhan bencana dan pembangunan yang berkelanjutan bagi negara-negara di dunia. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini