
balibercerita.com –
Sejumlah persiapan dilaksanakan jelang Karya Tawur Agung Manca Wali Krama 2026 di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Salah satunya, persiapan lahan parkir untuk mengantisipasi kedatangan pamedek dalam jumlah besar.
Pada Selasa (11/8), proses perataan lahan parkir mulai dilakukan di sejumlah titik. Penataan tersebut mencakup lahan duwe Pura Hulundanu Batur serta sejumlah lahan milik masyarakat yang dipinjam untuk menunjang kebutuhan parkir selama pelaksanaan karya.
Ketua Umum Panitia Karya, I Gede Darmawa menjelaskan, penataan lahan menjadi bagian penting dalam persiapan sarana dan prasarana karya. Banyaknya jumlah krama dan pamedek yang diperkirakan hadir dari berbagai wilayah membuat ketersediaan lahan parkir yang memadai perlu dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.
Proses perataan lahan dilakukan dengan bantuan alat berat. Dukungan tersebut diberikan oleh Pemkab Bangli. Menurut Darmawa, penggunaan alat berat diharapkan dapat mempercepat proses penataan sehingga lahan yang sebelumnya memiliki permukaan tidak rata bisa dimanfaatkan secara lebih optimal. Area tersebut nantinya digunakan untuk menampung kendaraan masyarakat maupun pamedek selama rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung.
Keterlibatan masyarakat dalam penyediaan lahan parkir juga menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung pelaksanaan karya. Lahan milik warga yang dipinjam untuk kebutuhan parkir menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan upacara besar tersebut.
Persiapan tidak hanya difokuskan pada sektor parkir. Panitia karya bersama krama Desa Adat Songan masih melakukan berbagai pembenahan dan persiapan lainnya guna memastikan seluruh rangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama 2026 dapat terlaksana secara tertib, lancar, dan sesuai dengan dudonan karya yang telah ditetapkan.
Guru Kubayan Mucuk Desa Adat Songan, I Ketut Santep mengatakan, kapasitas lahan parkir duwe Pura Hulundanu Batur selama ini belum mampu menampung seluruh pamedek yang datang. Jumlah pamedek disebut mencapai ratusan ribu setiap tahunnya.
Kondisi tersebut diperkirakan semakin membutuhkan tambahan lahan parkir saat pelaksanaan Karya Tawur Agung Manca Wali Krama 2026. Oleh karena itu, panitia bersama Desa Adat Songan memanfaatkan lahan masyarakat setempat sebagai area parkir tambahan.
Pelaksanaan Karya Tawur Agung Manca Wali Krama 2026 memiliki arti penting bagi krama Desa Adat Songan. Berbagai persiapan terus dilakukan secara bertahap, baik menyangkut pelaksanaan upacara maupun fasilitas penunjang. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran seluruh rangkaian karya sehingga dapat berlangsung aman, tertib, dan khidmat. (BC13)

















