Mangupura, balibercerita.com –
Sejumlah penumpang maskapai Super Air Jet rute Denpasar-Cengkareng mengalami penundaan penerbangan yang berujung pada pembatalan penerbangan. Hal itu terungkap dari video tiktok yang diposting akun @awansore19. Dalam kejadian tersebut, mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga ikut menjadi salah satu dari sekian penumpang.
Mengutip informasi yang diposting di akun yang bersangkutan, penumpang mengalami delay berjam-jam di Bandara Ngurah Rai pada Jumat (11/7). Pesawat yang sebelumnya dijadwalkan terbang pukul 21.30 Wita harus di-reschedule menjadi pukul 23.45 Wita. Mereka kemudian dijanjikan berangkat pada keesokan harinya pada Sabtu (12/7), pukul 01.40 Wita, akan tetapi 10 menit sebelum keberangkatan pesawat dinyatakan cancel oleh maskapai dan akan diberangkatkan pukul 08.00 Wita. Berdasarkan argumen dengan petugas, kondisi itu dikarenakan pengaspalan landasan pacu (overlay).
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab tidak menampik hal tersebut. Pada Jumat (11/7), terdapat penundaan penerbangan Super Air Jet nomor IU 745 tujuan Denpasar-Cengkareng dikarenakan pesawat yang akan digunakan mengalami keterlambatan tiba dari bandara asal yaitu Jakarta, Cengkareng (IU 744).
Penerbangan IU 744 dijadwalkan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Jumat pukul 20.45 Wita, namun realisasinya mendarat pada Sabtu pukul 01.56. Pihak Super Air Jet mengajukan permohonan untuk dapat memberangkatkan penerbangan IU 745 pada pukul 03.00 Wita, namun tidak dapat dipenuhi karena sudah masuk dalam periode pelaksanaan pekerjaan perawatan runway (overlay).
“Periode overlay dilaksanakan pukul 02.00 Wita sampai dengan 07.00 Wita. Selama pekerjaan berlangsung, kegiatan take off, landing, dihentikan sementara,”ucapnya.
Informasi penutupan sementara runway telah disampaikan dan diketahui seluruh instansi pihak terkait, termasuk maskapai penerbangan melalui publikasi Notice to Airmen (Notamn) sejak bulan Mei 2025. Pekerjaan overlay merupakan program yang dilakukan untuk menjaga kuantitas kekuatan landasan pacu dan aman bagi keselamatan penerbangan, baik saat proses lepas landas atau pendaratan pesawat.
Berdasarkan penjelasan dimaksud, penerbangan Super Air Jet tidak memungkinkan untuk melanjutkan penerbangannya menuju Cengkareng karena telah memasuki periode pekerjaan overlay yang disebabkan keterlambatan kedatangan pesawat dari bandara asal. Saat ini penumpang telah diberangkatkan menuju Cengkareng pada Sabtu, pukul 08.29 Wita. (BC5)
















