MotoGP Mandalika 2025 Dongkrak Ekonomi NTB, Okupansi Hotel Capai 100 Persen dan 44 Extra Flight

0
274
Mandalika
Suasana Pesta Rakyat Mandalika sebagai salah satu rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. (ist)

balibercerita.com –
Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat sejarah sebagai penyelenggaraan terbaik sejak pertama kali digelar. Standar penyelenggaraan meningkat signifikan, baik dari aspek teknis, pelayanan penonton, hingga dukungan infrastruktur.

Antusiasme publik terlihat dari tingkat okupansi hotel di kawasan The Mandalika yang mencapai 100% penuh, bahkan melebihi kapasitas tersedia. Berdasarkan data Dinas Pariwisata NTB, rata-rata tingkat hunian hotel di Pulau Lombok selama periode balapan mencapai 93%, dengan Kota Mataram sebesar 90%, sementara kawasan Mandalika mencatat okupansi maksimal.

Lonjakan wisatawan ini berdampak langsung terhadap sektor pariwisata NTB, terutama industri perhotelan, transportasi, hingga UMKM lokal yang mendapat keuntungan dari meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar kawasan sirkuit.

Baca Juga:   Pesona Istana Teratai Taman Candidasa

Sebagai respons terhadap tingginya minat penonton, sejumlah maskapai menambah frekuensi penerbangan ke Lombok. Tercatat 44 extra flight yang disediakan selama penyelenggaraan MotoGP™ 2025, terdiri atas Garuda Indonesia sebanyak 18 penerbangan, Citilink 10 penerbangan, AirAsia 8 penerbangan, Pelita Air 2 penerbangan, dan Wings Air sebanyak 6 penerbangan. Penambahan ini menjadi bukti nyata peran MotoGP™ sebagai penggerak mobilitas wisatawan sekaligus akselerator pertumbuhan pariwisata NTB.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 juga menjadi ruang promosi budaya dan kearifan lokal Sasak. Atraksi budaya, kuliner khas, serta kerajinan lokal dipamerkan dalam berbagai kegiatan pendukung yang menghadirkan nuansa otentik Lombok Tengah. Hal ini memperkuat posisi Mandalika sebagai sportainment tourism destination, di mana olahraga dan budaya berpadu menghadirkan pengalaman unik bagi wisatawan internasional.

Baca Juga:   Boy Warongan: Dari Dosen ke Musisi, Menemukan Jiwa dalam Juang Angan

Direktur Utama InJourney, Maya Watono menyebut, penyelenggaraan tahun ini sebagai momentum penting untuk memperkenalkan pariwisata dan budaya Indonesia ke mata dunia. “Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan hanya ajang balap motor kelas dunia, melainkan momentum untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia. Tahun ini menjadi penyelenggaraan terbaik, ditandai dengan okupansi hotel 100 persen dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menambah penerbangan karena tingginya peminat,” ujar Maya.

Sementara itu, Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Warokka menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil sinergi seluruh pihak. “Sirkuit Mandalika kembali meraih Homologasi Grade A dari FIM menegaskan bahwa fasilitas ini sejajar dengan sirkuit dunia. Ini bukan hanya kebanggaan Indonesia, tetapi juga kontribusi nyata bagi masyarakat Lombok dan NTB,” jelas Troy.

Baca Juga:   Gubernur Koster dan MDA Bali Restui Kegiatan Nyomya Ogoh-ogoh

Penyelenggaraan MotoGP™ 2025 terbukti memberikan multiplier effect besar terhadap ekonomi daerah. Tingkat hunian hotel yang penuh, tambahan penerbangan, dan meningkatnya aktivitas UMKM menjadi indikator kuat bahwa event sport tourism berskala internasional dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Ajang ini diharapkan terus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi sport tourism unggulan yang mengintegrasikan olahraga, pariwisata, dan budaya, sekaligus menjadi kebanggaan nasional di mata dunia. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini